Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2014
  MASA BIASA PEKAN 14
   
Tuhan, mengapa harus anakku?

SEORANG ibu yang dikenal sebagai aktivis yang punya reputasi di paroki, sangat terkejut ketika anak laki-lakinya yang tunggal memutuskan untuk mengikuti pendidikan menjadi imam. Puteranya itu sudah bekerja dan boleh dikatakan memiliki posisi yang baik dalam lingkungannya. Sebagai manajer keuangan, ia praktis bekerja tanpa saingan. Reputasinya baik, kejujurannya teruji, maka masa depan kariernya boleh dikatakan cerah. Diam-diam, direkturnya sudah merencanakan pelatihan keahlian yang lebih baik untuk driinya, dengan perhitungan sekali waktu ia akan masuk dalam jajaran petinggi perusahaan. Maka keputusan anak itu menjadi sebuah kejutan besar bagi keluarga. Apalagi lingkup budaya mereka menuntut perlunya seorang anak lelaki, apalagi yang tunggal, untuk berketurunan dan menjadi penerus garis marga. "Tuhan, saya selalu berdoa agar Engkau memanggil banyak kaum muda menjadi pekerja di ladangMu, tetapi mengapa harus anakku?" keluhnya. "Mengapa harus anak orang lain?" sahutku. Ia mungkin tidak ingin mendengarka kata-kataku.

"“Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu”, kata Yesus. Pengajaran ini menyiratkan pengharapanNya, bahwa karya keselamatan tidak hanya dijalankan oleh diriNya sendiri tetapi juga melibatkan umat manusia. Dengan cara masing-masing, setiap murid Yesus didorong untuk turut menjadi pekerja di ladangNya. Sumbangan masing-masing orang inilah yang akhirnya membentuk kesatuan karya umum yang menggambarkan kekayaan rohani Gereja. Ketika Ia memilih para murid, keragaman ini tergambar dengan jelas. Maka warisan rohaniah inilah yang menjadi tugas Gereja di masa kini untuk memeliharanya.

Ada bermacam-macam cara untuk berpartisipasi di dalam karya pelayanan Kristiani. Ada panggilan untuk orang-orang yang mempersembahkan hidupnya dalam imamat dan hidup membiara. Para imam dan biarawan biarawati memilih untuk secara penuh mempersembahkan seluruh diri bagi kemuliaan Allah. Namun kebanyakan orang Kristiani justru melayani Tuhan melalui profesi mereka yang biasa. Orang bisa melayani Tuhan sebagai ahli hukum, pelaku bisnis, pegawai negeri sipil, guru di sekolah, militer, polisi, dan sebagainya. Orang melayani Tuhan sebagai bapa dan ibu keluarga yang sungguh menanamkan nilai kasih dan kebaikan dalam keluarganya. Dalam apa pun cara hidup yang dipilih, campur tangan Tuhan senantiasa ada, tinggal kita manusia menanggapinya dengan sepenuh hati. Maka janganlah menyesali panggilan Tuhan, tetapi tunjukkan sikap menerima karunia itu, walaupun menyakitkan. Tuhan memiliki rencana tertentu dengan hidupmu dan orang-orang yang dikasihi.. (ap)

  1. Apa sesungguhnya makna terdalam dari panggilan hidup anda?
  2. Apa wujud campur tangan Tuhan dalam hidup anda?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1
2
2 3 4
31 1 2
  Selasa, 8 Juli 2014
 
 

MARILAH KEPADAKU SEMUA YANG LETIH DAN BERBEBAN BERAT, AKU AKAN MEMBERIKAN RASA LEGA KEPADAMU

   
   
   
 
Hos 8:4-7.11-13 | Mzm 115:3-10 | Mat 9:32-38

 

Mereka menabur angin dan akan panen puting beliung (Hos 8:4-7.11-13)

Tuhan bersabda, “Mereka telah mengangkat raja, tapi tanpa persetujuan-Ku.mereka mengangkat pemuka, tapi tanpa setahu-Ku. Bagi dirinya mereka telah membuat berhala-berhala dari emas dan perak. Maka mereka dibinasakan. Aku menolak anak lembumu, hai Samaria. Murka-Ku menyala terhadap mereka! Sampai berapa lama orang-orang Israel ini tidak dapat disucikan? Sebab patung anak lembu itu kan dibuat oleh tukang, dan itu bukan Allah! Sungguh, akan remuklah anak lembu Samaria itu! Mereka menabur angina! Maka mereka akan menuai puting beliung. Gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka;t umbuhan-tumbuhan itu tidak akan menghasilkan tepung! Dan seandainya menghasilkan,maka orang-orang asing akan menelannya. Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah. Tetapi mezbah-mezbah itu menjadikan mereka berdosa. Sekalipun Kutuliskan banyak pengajaran baginya semuanya akan mereka anggap sebagai sesuatu yang asing. Mereka menyukai kurban sembelihan. Mereka mempersembahkan daging dan memakannya. Tetapi Tuhan tidak berkenan kepada mereka. Sekarang Tuhan akan mengingat kesalahan mereka dan menghukum dosa mereka. Mereka harus kembali ke Mesir.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 115:3-7ab.8-10; R: 9a)

Ref: Hai umat, percayalah pada Tuhan.

  1. Allah kita di surga, Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya! Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia.
  2. Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat; mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.
  3. Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan. Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.
  4. Hai Israel, percayalah kepada Tuhan: Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. Hai kaum Harun, percayalah kepada Tuhan! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
 

Tuaian memang banyak tetapi sedikitlah pekerjanya (Mat 9:32-38)

Pada suatu hari dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Setelah setan diusir, orang bisu itu dapat berbicara. Maka heranlah orang banyak, katanya, “Hal semacam itu belum pernah dilihat orang di Israel!” Tetapi orang Farisi berkata, “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.”
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan mewartakan Injil Kerajaan Surga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu tergeraklah hati Yesus oleh belas kasih kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge