Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2014
  MASA BIASA PEKAN 15
   
Biarlah Tuhan mewujudkan rencanaNya sendiri tanpa campur tangan manusia

MENGUTIP ramalan Nabi Yesaya, Yesus mengingatkan para murid untuk tidak mengembar-gemborkan kehadiranNya, walaupun mereka telah mengalami sendiri kasih dan kemuliaan Tuhan melalui pelayanan Yesus. Kutipan dari Kitab Nabi Yesaya (42:1-4) itu merujuk ke peranan Koresh, Raja Persia, sebagai alat Yahweh untuk mengingatkan orang-orang Israel yang terus menerus berdosa di hadapanNya (Yes 45:1). Dengan rujukan ini, Yesus menyatakan, bahwa walaupun orang-orang Israel adalah bangsa pilihan Tuhan, Tuhan tetap bisa menggunakan orang lain untuk mewujudkan rencanaNya. Secara tersirat, Yesus sesungguhnya menyatakan, bahwa walaupun orang-orang Farisi menolakNya, bahkan berencana membunuh Dia, mereka tak akan sanggup memutus mata rantai perwujudan rencana Allah. Yesus itu ibarat buluh yang terkulai tetapi tak akan dipatahkan, sumbu yang berkedip-kedip tetapi tak dipadamkan.

Agaknya pengalaman kehancuran yang pernah terjadi atas bangsa Israel tidak membuat bangsa ini sungguh bertobat dan membaharui diri. Mereka bahkan terus menerus melakukan kejahatan yang bertentangan dengan cinta dan kebaikan Tuhan. Peranan mereka sebagai model bagi bangsa- bangsa lain pun runtuh dan digantikan dengan "Israel baru", yakni himpunan orang-orang yang percaya kepada Kristus. Mengambil alih peranan bangsa Israel, Gereja lah yang kini tampil sebagai pemberi harapan, sumbu yang berkedip-kedip yang tak akan dipadamkan atau batang gelagah yang terkulai tapi tak dipatahkan itu.

Menyadari peranan besar Gereja untuk memberi harapan bagi dunia, tak ada seorang Kristiani pun yang bisa membebaskan diri dari tanggung jawab tersebut. Dengan segala kelebihan dan kekurangan, kita harus terus bersaksi dan membawa harapan bagi semua orang. (ap)

  1. Apa konteks hidup sosial dan rohaniah yang menantang tugas kenabian anda hari ini?
  2. Menurut anda, apa yang dikehendaki Tuhan untuk anda lakukan sebagai tanggapan kenabian anda?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1
2
2 3 4
31 1 2
  Sabtu, 19 Juli 2014
 
 

BENIH YANG JATUH KE TANAH YANG BAIK BERBUAH SERATUS KALI LIPAT, ENAM PULUH KALI LIPAT DAN TIGA PULUH KALI LIPAT

   
   
   
 
Mi 2:1-5 | Mzm 10:1-4.7-8.14 | Mat 12:14-21

 

Mereka merampas ladang-ladang dan menyerobot rumah-rumah (Mi 2:1-5)

Celakalah orang-orang yang merancang kedurjanaan dan merencanakan kejahatan di tempat tidurnya! Pada waktu fajar mereka melakukannya, sebab hal itu ada dalam kekuasaannya. Bila menginginkan lading, mereka merampasnya; bila menginginkan rumah, mereka menyerobotnya. Mereka menindas orang bersama isi rumahnya dan manusia bersama milik warisannya. Sebab itu beginilah sabda Tuhan, “Sungguh Aku merancang malapetaka terhadap kaum ini. Dan kalian takkan dapat menghindarkan lehermu dari padanya. Kalian takkan dapat lagi berjalan angkuh, sebab waktu itu adalah waktu yang mencelakakan. Pada hari itu orang akan melontarkan sindiran tentang kalian dan akan memperdengarkan suatu ratapan. Merka akan berkata, “Kita telah di hancurluluhkan! Bagian warisan bangsaku telah diukur dengan tali, dan tak ada orang yang mengembalikannya. Ladang-ladang kita dibagikan kepada orang-orang yang menawan kita.” Sebab itu tidak aka nada bagimu orang yang melontarkan tali dengan undian di dalam Jemaah Tuhan.

Mazmur Tanggapan (Mzm 10:1--4.7-8.14; R: 12b)

Ref: Ya Tuhan, janganlah Kau lupakan orang yang tertindas.

  1. Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh,ya Tuhan, dan menyembunyikan diri-Mu di kala aku kesesakan? Karena congkak, orang fasik giat memburu orang yang tertindas. Mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan.
  2. Orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, orang tamak mengutuk dan menista Tuhan. Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas, “Allah tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!” itulah seluruh pikirannya.
  3. Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan penindasan; di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan. Ia duduk menghadang di gubuk-gubuk, di tempat yang tersembunyi ia membunuh orang yang tak bersalah. Matanya mengintip orang yang lemah.
  4. Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri. Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri; untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.
 

Dengan keras Yesus melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah sabda yang telah disampaikan (Mat 12:14-21)

Sekali peristiwa orang-orang Farisi bersekongkol untuk membunuh Yesus. Tetapi Yesus tahu maksud mereka, lalu menyingkir dari sana. Banyak orang mengikuti Dia, dan Ia menyembuhkan mereka semua. Dengan keras Ia melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah sabda yang telah disampaikan oleh Nabi Yesaya. “Lihatlah, itu hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepadanya jiwa-Ku berkenan. Roh-Ku akan Kucurahkan atas Dia, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada sekalian bangsa. Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak, suara-Nya tidak terdengar di jalan-jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Kepada-Nyalah semua bangsa akan berharap.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge