Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2014
  MASA BIASA PEKAN 14
   
Yang terutama ialah menangkap isi pesan, bukan sekedar mengagumi gayanya

KETIKA masih menjadi mahasiswa, ada seorang dosen warga negara asing yang selalu dikagumi oleh kami para mahasiswa. Padahal cara ia memberi kuliah sangat monoton, kalimat-kalimat Bahasa Indonesia yang tidak selalu lancar dan boleh dibilang kurang komunikatip. Namun mengapa ia disukai? Pertama, mata kuliah yang diajarkannya memang menarik, yakni logika, epistemologi, metafisika dan theodicea. Walaupun caranya yang dinilai tidak menyenangkan, ia mampu membahasakan pesan-pesan filosofis yang jelimet dan abstrak, sehingga mahasiswa yang memperhatikan dengan baik akan mudah menangkapnya. Tidaklah mengherankan, mahasiswa selalu memenuhi ruang kuliahnya, tak ada yang mau bolos, karena tidak ingin kehilangan hubungan antara satu bagian dengan bagian yang lain. Pada sisi lain, kehidupan personalnya sangatlah menjadi teladan. Ia seorang yang disiplin, pendoa dan pendidik yang baik. Bertahun-tahun kemudian saya berpikir, bahwa yang menarik dalam diri dosen ini adalah keselarasan hidup antara iman dan inteleknya. Itulah sesungguhnya kesaksian yang paling kuat dan berpengaruh bagi banyak mahasiswa.

Ketika Yesus mengutus para muridNya, Ia memahami tantangan dan peng- aniayaan apa yang akan menghadang mereka di tengah jalan. Karena itu Ia meyakinkan mereka dengan faktor esensial yang menjadi penentu berhasil tidaknya karya mereka, yakni penyertaan Bapa. "Bukan kalian yang akan berbicara melainkan Roh Bapamu", kata Yesus. Dengan kata lain, jangan takut dengan perlawanan. Lakukanlah yang benar dalam kata dan tindakan. Orang yang melihat akan memilih sendiri, apakah ia akan menuruti Firman Tuhan atau tidak. Kesaksian tidak harus melalui kata tetapi juga melalui perbuatan, bahkan perbuatan sering kali lebih efektif.

Kemampuan berbicara dalam komunikasi verbal merupakan salah satu cara dalam mewartakan Firman Tuhan. Bagi Fransiskus Asisi, pewartaan itu lebih mengena ketika diungkapkan melalui perbuatan. Maka ia berpesan kepada para pengikutnya, "Wartakanlah selalu Sabda Tuhan, jika perlu dengan kata-kata." (ap)

  1. Jika Tuhan tidak menjadi andalan dirimu, nilai apa yang menggantikan penyelenggaraanNya?
  2. Apa usaha konkrit anda untuk mempertemukan keahlian manusiawi anda dengan iman kepada Tuhan?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1
2
2 3 4
31 1 2
  Jumat, 11 Juli 2014
 
St. Benediktus, Abbas
 

MARILAH KEPADAKU SEMUA YANG LETIH DAN BERBEBAN BERAT, AKU AKAN MEMBERIKAN RASA LEGA KEPADAMU

   
   
   
 
Hos 14:2-10 | Mzm 51:3-4.8-9.12-14.17 | Mat 10:16-23

 

Kepada buatan tangan kami, kami akan takkan berkata lagi, “Ya, Allah kami!” (Hos 4: 2-10)

“Bertobatlah, hai Israel, kepada Tuhan, Allahmu; sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu. Datanglah membawa kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada Tuhan. Berserulah kepada-Nya, ‘Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat apa yang baik; Maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami. Asyur tidak dapat menyelamatkan kami! Kami tidak mau mengendarai kuda, dan takkan berkata lagi kepada buatan tangan kami, ‘Ya Allah kami,’ karena Engkau menyayangi anak yatim.’’
Beginilah firman Tuhan: “Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan. Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan. Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. Aku akan menjadi seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar. Ranting – rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku; mereka akan tumbuh seperti gandum. Mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon. Efraim, apakah lagi sangkut-paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, daripada-Ku engkau mendapatkan buah. Siapa yang bijaksana biarlah memahami semuanya ini. Siapa yang budiman biarlah mengetahuinya. Sebab semua jalan Tuhan adalah lurus; dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 51:3-4.8-9.12-14.17; R: 17b)

Ref: Mulutku mewartakan puji-pujian kepada-Mu, ya Tuhan.

  1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
  2. Tetapi Engkau berkenan akan ketulusan hati, dan dalam relung-relung hati Kau ajarkan hikmat kepadaku. Bersihkanlah aku dengan hisop maka aku menjadi tahir,basuhlah aku,maka aku menjadi lebih putih daripada salju!
  3. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
  4. Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku mewartakan puji-pujian kepada-Mu.
 

Bukan kalian yang akan berbicara melainkan Roh Bapamu (Mat 10:16-23)

Pada suatu hari Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, “Lihat, Aku mengutus kalian seperti domba ke tengah-tengah serigala! Sebab itu hendaklah kalian cerdik seperti ular, dan tulus seperti merpati. Tetapi waspadalah terhadap semua orang. Sebab ada yang akan menyerahkan kalian kepada majelis agama, dan mereka akan menyesah kalian di rumah ibadatnya. Karena Aku kalian akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kalian, janganlah kalian kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kalian katakana, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kalian yang akan berbicara, melainkan Roh Bapamu. Dialah yang akan berbicara dalam dirimu. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh; demikian pula seorang ayah terhadap anaknya. Anak-anak akan memberontak terhadap orangtuanya dan akan membunuh mereka. Dan kalian akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi barangsiapa bertahan sampai kesudahannya, akan selamat. Apabila mereka menganiaya kalian di suatu kota, larilah ke kota yang lain. Aku berkata kepadamu, Sungguh, sebelum kalian selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge