Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2014
  MASA BIASA  
 
 
Jika anda ingin ada perubahan, anda harus siap beralih dari kemapanan saat ini.

DALAM sejarah Islam, perpindahan Muhammad dari Mekkah ke Madinah menjadi tahun yang penting. Kalender Islam dihitung sejak peristiwa Hijrah tersebut. Dari Madinah inilah Muhammad membangun kekuatan untuk kemudian merebut Mekkah dan menjadikannya kota suci kaum Muslimin sejagad. Hijrah karena tekanan kaum keluarga sendiri, ia memperoleh dukungan dari para pengikut. Itulah keluarga baru yang menyertainya meraih kemenangan.

Dalam sejarah Kristiani, doktrin hijrah ini tidak dikenal. Namun apa yang ditulis dalam Injil hari ini dapat dilihat sebagai sebuah “hijrah” kecil. Yesus menyingkir ke Galilea karena Yohanes dibunuh Herodes. Tentu saja demi keselamatan jiwaNya. Tapi ia juga meninggalkan Naza-ret dan menetap di Kapernaum. Mengapa Ia meninggalkan Nazaret? Ada alasan yang kuat, yakni penolakan dari orang-orang Nazareth dan kaum keluarganya sendiri (bdk Luk 4:29; Mrk 3:21). Nazaret bukanlah tempat yang baik untuk memulai misi penyelamatan umat manusia. Kapernaum pun dipilih. Di sana ia memanggil murid-murid yang pertama: Petrus, Andreas, Yakobus dan Yohanes. Keluarga mereka dapat menjadi pendukung utama. Dari situlah Yesus menyusuri Israel, hingga ke ujung peziarahanNya di puncak Golgotha.

Tindakan beralih berarti meninggalkan kemapanan hidup dan menyongsong tantangan baru. Hakekat panggilan misioner terkait dengan tindakan beralih, yang sering disebut sebagai passing-over. Demi Sabda Ilahi, seorang beriman harus rela meninggalkan kemapanan dan masuk ke dalam perjuangan untuk menabur benih Sabda Ilahi. Peralihan inilah yang sering menuntut banyak korban diri, hal yang sering dihindari oleh banyak orang beriman. Marilah kita berdoa agar para pewarta Sabda bertekun dalam passing-over dan tetap setia pada panggilan itu. (ap)

  1. Passing-over apa yang anda alami dalam pewartaan anda?
  2. Apakah anda berputus asa karena itu? Kekuatan apa yang meneguhkan anda?

(c) aurelius pati soge - bbss 2011

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  HARI MINGGU BIASA KE-3
 
 
Minggu, 26 Januari 2014
 
MARI, IKUTILAH AKU, DAN KAMU AKAN KUJADIKAN PENJALA MANUSIA
 
 
 
 
 
Yes 8:23b-9:3 | Mzm 27:1.4.13-14 | 1 Kor 1:10-13.17 | Mat 4:12-23
 

Di wilayah bangsa-bangsa lain orang telah melihat terang yang besar (Yes 8:23b-9:3)

Kalau dahulu Tuhan merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Tuhan akan memuliakan jalan ke laut itu, yakni daerah seberang Sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain. Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar. Terang telah bersinar atas mereka yang diam di negeri kekelaman. Engkau, ya Tuhan, telah banyak menimbulkan sorak-sorai dan sukacita yang besar. Mereka telah bersukacita di hadapanMu, seperti orang bersukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekan bangsa itu dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 27:1.4.13-14; R: 1a)

Ref: Tuhan adalah terang dan keselamatanku.

  1. Tuhan adalah terang dan keselamaanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar?
  2. Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, satu inilah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya.
  3. Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!
 

Semoga kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu (1 Kor 1:10-13.17)

Saudara-saudara, aku menasihati kamu demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata, dan jangan ada perpecahan di antara kamu. Sebaliknya hendaklah kamu erat bersatu dan sehati sepikir. Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahu oleh orang-orang dari keluarga Kloe, bahwa ada perselisihan di antara kamu. Yang aku maksud ialah, bahwa kamu masing-masing berkata, aku dari golongan Paulus, atau aku dari golongan Apolos, atau aku dari golongan Kefas, atau aku dari golongan Kristus. Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan demi kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus? Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, melainkan untuk memberitakan Injil. Dan itu pun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

 

Yesus diam di Kapernaum supaya genaplah firman yang disampaikan Nabi Yesaya (Mat 4:12-23)

Ketika mendengar, bahwa Yohanes Pembaptis telah ditangkap, Yesus menyingkir ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali. Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya: 'Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang Sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa bangsa lain, bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit terang. Sejak waktu itu Yesus memberitakan, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat."
Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, "Mari, ikutilah Aku, dan kamu akan kujadikan penjala manusia." Mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Yesus. Setelah pergi dari sana, Yesus melihat pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka Zebedeus. Mereka sedang membereskan jala dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya lalu mengikuti Yesus.
Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea. Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah, serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge