Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2014
  MASA NATAL  
 
 
Tuhan yang memanggilku itu begitu menarik,
aku tak sanggup menolak seruanNya.

TAK PERNAH kuduga, kalau di tengah kemeriahan kota kosmopolitan Singapura, aku masih menemukan sebuah oasis spiritual. Rumah spiritual para suster Good Shepher di Marymount pernah menjadi oasis meditasiku di bawah bimbingan Sr. Elizabeth Liem. Sayang, bahwa oasis spiritual ini telah digusur oleh pemerintah untuk pengembangan sarana komunikasi kereta api antar Singapore Malaysia.

Rumah retret yang juga bernama "Oasis" ini telah menjadi sebuah meterai di dalam catatan perjalanan spiritual pribadiku. Di tengah keramaian itu ada sebuah kapela kecil kedap suara yang menjadi oasis doa. Keheningan kapel itu memberiku dorongan untuk memahami apa kehendak Tuhan atas diriku. Bimbingan yang bagus, suasana doa yang mengesankan, telah menghantar diriku berdamai dengan masa lalu yang menyakitkan. Aku yakin Tuhan telah berbicara dengan caranya sendiri.

"Guru, di mana kah Engkau tinggal?" tanya para murid Yohanes yang memutuskan untuk mengikuti Yesus. Salah satu dari mereka itu Andreas. Pertemuan Andreas dan temannya dengan Yesus itu sangat mengesankan, sehingga sukacita yang diperoleh tidak ingin dinikmatinya sendiri. "Kami telah menemukan Mesias", kata Andreas ketika bertemu dengan Simon, saudaranya. Ia langsung menghantar Simon kepada Yesus yang langsung melihat potensi khusus di dalam dirinya. "Engkau akan dinamakan Kefas", kata Yesus kepadanya. Menjadi "kefas", batu karang yang teguh, dasar dari seluruh bangunan kerajaan Allah di dunia. Pendek kata, pertemuan dengan Yesus itu meninggalkan kesan yang dalam, yang langsung mengubah seluruh masa depan mereka. Danau, perahu, jala dan ikan ditinggalkan. Kaum keluarga mungkin menderita dengan keputusan mereka itu, tetapi Tuhan begitu kuat menari mereka, sehingga tak ada pilihan lain selain dari-pada meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti diriNya.

Setiap orang mempunyai pengalaman iman tersendiri. Jika ada pengalaman indah pertemuan dengan Yesus dan memberi kesan mendalam, jangan abaikan. Rekamlah dan renungkanlah dengan seksama. Pertemuan itu mungkin menjadi kunci perubahan jalan hidup anda. (ap)

  1. Apa pengalaman rohani anda yang paling mengesankan?
  2. Apa peranan Tuhan yang membaharui hidup anda di dalam pengalaman tersebut?
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  SESUDAH OKTAF NATAL
 
 
Sabtu, 4 Januari 2014
 
SABDA ITU TELAH MENJADI MANUSIA
DAN TINGGAL DI ANTARA KITA
 
 
 
 
 
1 Yoh 3:7-10 | Mzm 98:1.7-9 | Yoh 1:35-42
 

Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi (1 Yoh 3:7-10)

Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatka kamu. Barangsiapa bebuat kebenaran, dia adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar. Barangsiapa tetap berbuat dosa, dia berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diriNya, yakni untuk membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.
Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia; dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: Setiap orang yang tidak berbuat kebenaran tidak berasal dari Allah; demikian juga setiap orang yang tidak mengasihi saudaranya.

 

Mazmur Tanggapan (Mz 98:1.7-9; R: 3cd)

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kananNya, oleh lenganNya yang kudus.
  2. Biarlah gemuruh laut dan segala isinya, dunia dan semua yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepu tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama.
  3. Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.
 

Kami telah menemukan Mesias (Yoh 1:35-42)

Sekali peristiwa Yohanes berdiri di tempat ia membaptis orang di sungai Yordan bersama dengan dua orang muridnya. Ketika melihat Yesus lewat, Yohanes berkata, “Lihatlah Anak domba Allah!” Mendengar apa yang dikatakan Yohanes, kedua murid itu pergi mengikuti Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Melihat bahwa mereka mengikuti Dia, Yesus lalu berkata kepada mereka, “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepadaNya, “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Yesus berkata kepada mereka, “Marilah, dan kamu akan melihatnya.” Mereka pun datang, dan melihat di mana Yesus tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia. Waktu itu kira-kira pukul empat.
Salah seorang dari kedua murid yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikuti Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya, “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus memandang Dia dan berkata, “Engkau Simon anak Yohanes, engkau akan dinamakan kefas (artinya: Petrus).”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge