Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2014
  MASA NATAL  
 
 
Sekarang kamu telah dewasa, sudah waktunya menentukan jalan hidupmu sendiri

SEDIKIT BERKISAH tentang pengalaman masa kecil. Lima belas tahun pertama dalam hidupku aku habiskan bersama dengan orang tuaku dan sanak saudara, baik dari keluarga inti maupun dalam keluarga besar semarga. Dalam periode tersebut, peranan orang tua sangat dominan. Yang biasanya aku terima adalah perintah, keputusan, nasehat atau anjuran yang harus dilaksanakan. Aku tidak bertanya mengapa, bahkan tidak berpikir untuk mempertanyakan hal tersebut.

Tahun-tahun tersebut berlalu, saatnya meninggalkan rumah demi pendidikan lanjut. Rumah keluarga bukan lagi menjadi tempat kediaman melainkan tempat singgah di saat liburan. Di saat itu kulihat perubahan di dalam cara kedua orang tuaku memperlakukan diriku. Tak ada lagi perintah, tak ada lagi keputusan, yang ada adalah dialog dan anjuran yang tidak mengikat. "Kamu sudah besar sekarang, saatnya memutuskan untuk diri sendiri", kata mereka. "Kami hanya bisa memberi pendapat, tidak bisa memutuskan atau memerintahkan apa yang kami kehendaki." Di saat itu lah aku merasa diri telah beranjak dewasa dan bebas menentukan masa depanku. Justru karena sikap mereka itu, aku semakin menghargai kedalaman citna mereka terhadap anak-anaknya.

Yohanes Pembaptis dikitari oleh sejumlah orang yang mengagumi seruan tobat yang lantang disuarakannya. Mereka senang dengan pesan-pesan kenabian yang membawa pembaharuan. Namun Yohanes sama sekali tidak terbius oleh peranan tersebut. Ia sadar sepenuhnya, bahwa tugasnya hanya menghantar orang kepada Sang Mesias. Maka ketika Sang Mesias hadir di depan mata, ia mengungkapkan kebenaran. "Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia", katanya kepada para muridnya. Dengan kata lain, ia mengatakan, bahwa inilah Sang Mesias. Yang harus kamu ikuti itu diriNya, bukan diriku. Saatnya meninggalkan diriku, ambil keputusan yang bertanggung jawab dan tanggapilah kehendak Tuhan. Iman para murid yang telah digembleng dengan pesan pembaharuan dengan cepat menanggapi kesaksian tersebut.Yohanes ditinggalkan tanpa penyesalan, karena mereka tahu siapa yang mereka ikuti dan apa yang harus mereka lakukan.

Ada saatnya kita harus dengan dewasa menentukan sikap iman dengan hanya berpedoman pada kehendak Tuhan, bukan pada anjuran manusiawi atau ikatan emosional lain. Semuanya itu hanya anjuran. Kita memutuskan bagaimana mengikuti Kristus. (ap)

  1. Pernahkah anda ragu-ragu membuat keputusan?
  2. Bedoalah selalu memohon penerangan Roh Kudus agar keputusan itu selalu sesuai dengan kehendak Tuhan.
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  SESUDAH OKTAF NATAL
 
 
Jumat, 3 Januari 2014
 
SABDA ITU TELAH MENJADI MANUSIA
DAN TINGGAL DI ANTARA KITA
 
 
 
 
 
1 Yoh 2:29-3:6 | Mzm 98:1.3c-6 | Yoh 1:29-3:6
 

Setiap orang yang tetap berada dalam Yesus tidak berbuat dosa lagi (1 Yoh 2:29-3:6)

Anak-anakku terkasih, jikalau kamu tahu bahwa Kristus itu benar, kamu harus tahu juga bahwa setiap orang yang berbuat kebenaran lahir dari padaNya. Lihatlah, betap besar kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Allah.
Saudara-saudaraku terkasih, sekrang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata bagaimana keadaan kita kelak. Akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diriNya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan ini kepadaNya, menyucikan diri sama seperti Dia suci adanya. Setiap orang yang berbuat dosa melanggar hukum Allah, sebab dosa adalah pelanggaran hukum Allah. Dan kamu tahu, bahwa Kristus telah menyatakan diriNya untuk menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada dalam Dia tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Kristus.

 

Mazmur Tanggapan (Mz 98:1.3c-4.5-6; R: 3cd)

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kananNya, oleh lenganNya yang kudus.
  2. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!
  3. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di haapan Raja, yakni Tuhan.
 

Lihatlah Anak Domba Allah (Yoh 1:29-34)

Ketika Yohanes membaptis di sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, “Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan:
‘Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.’ Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.”
Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, “Aku melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atasNya. Aku pun sebenarnya tidak mengenal Dia, tetapi yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman: Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atasNya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihatNya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge