Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2017
  MASA BIASA PEKAN 26
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Selasa, 3 Oktober 2017
   
 

DALAM NAMA YESUS, BERTEKUKLAH
SEGALA BANGSA DAN MENGAKUI, BAHWA YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN

 
 
 
Za 8:20-23 | Mzm 87:1-7 | Luk 9:51-56

Banyak bangsa akan datang mencari Tuhan di Yerusalem (Za 8:20-23)

Beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Bangsa-bangsa dan penduduk banyak kota masih akan datang. Penduduk kota yang satu akan pergi kepada penduduk kota yang lain dan mengatakan, ‘Marilah kita pergi untuk melunakkan hati Tuhan dan mencari Tuhan semesta alam! Kami pun akan pergi!’ Jadi banyak bangsa dan suku bangsa yang kuat akan datang mencari Tuhan semesta alam di Yerusalem dan melunakkan hati Tuhan.” Beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab kami telah mendengar bahwa Allah menyertai kamu!”

KEPONAKANKU yang lahir dan besar di Jakarta akhirnya berlibur ke kampung asalku menengok neneknya (ibuku) yang masih hidup. Anak-anak begitu menikmati hari-hari liburannya. "Mereka sama sekali tidak merasa asing, segan atau gamang", ceritera ibuku. "Mereka langsung merasa, ini rumah mereka." Saya percaya, yang membuat mereka langsung merasa "at home " adalah kasih tulus yang mereka rasakan di lingkungan ini. Pulang ke rumah berarti merajut tali kasih secara langsung, sesuatu yang selama ini hanya mereka lakukan melalui media komunikasi.

YERUSALEM tetap menjadi rumah rohani semua orang beriman, walaupun secara fisik kota itu dikuasai oleh berbagai bangsa silih berganti. Rujukan orang beriman adalah penyertaan Tuhan, bukan kuasa politik. Pesan itu telah diletakkan dasar-Nya oleh Tuhan sendiri. Melalui Nabi Zakaria, Tuhan berpesan, bahwa kota ini akan menyatukan bangsa-bangsa yang mencari kebenaran. Sementara Yesus melihat-Nya sebagai pemenuh janji keselamatan yang direncanakan Tuhan, walaupun untuk itu Ia harus menderita di sana. Karena sengsara-Nya itu membawa selamat, Ia melarang Yohanes dan Yakobus mengutuk orang Samaria, karena jika orang Samaria itu bertobat, mereka masuk dalam golongan orang yang selamat. Dua murid itu tak berhak membinasakan mereka.

DI MANA Yerusalem bagi kita saat ini? Tak ada kaitan dengan kota historis ibukota Israel, tetapi Yerusalem baru, yakni umat Allah yang berhimpun di seputar Yesus Kristus, Gereja Kudus. Apakah Gereja Kudus ini menarik bangsa-bangsa? Ya dan tidak! Ada saatnya, warta Kristiani begitu menarik, sehingga orang lalu mencari Yesus. Ada saatnya, hidup Gereja begitu buruk, orang lalu meninggalkan Yesus. Maka, menarik tidaknya Yerusalem baru adalah tanggung jawab semua orang beriman. Mari kita hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, agar persekutuan umat Allah menjadi Yerusalem yang dicari banyak bangsa. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, tuntunlah kami untuk hidup dengan baik, agar Umat Allah menjadi tanda harapan bagi banyak bangsa. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 87:1-7; R: Za 8:23)

Ref: Allah beserta kita.

  1. Di gunung-gunung yang kudus ada kota yang dibangunkan-Nya: Tuhan lebih mencintai pintu-pintu gerbang Sion daripada segala tempat kediaman Yakub. Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya Kota Allah.
  2. Aku menyebut Rahab dan Babel di antara orang-orang yang mengenal Aku, bahkan tentang Filistea, Tirus dan Etiopia Kukatakan: “Ini dilahirkan di sana.” Tetapi tentang Sion dikatakan: “Tiap-tiap orang dilahirkan di dalamnya, dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya.”
  3. Pada waktu mencatat bangsa-bangsa, Tuhan menghitung: “Ini dilahirkan di sana.” Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai: “Semua mendapatkan rumah di di dalammu.”

Yesus mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem (Luk 9:51-56)

Ketika hampir genap waktunya diangkat ke surga, Yesus mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem. Diutus-Nya beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi lalu masuk sebuah desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya. Tetapi orang-orang Samaria di situ tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata, “Tuhan, bolehkah kami menurunkan api dari langit untuk membinasakan mereka?” Tetapi Yesus berpaling dan menegur mereka, “Kalian tidak tahu apa yang kalian inginkan. Anak Manusia datang bukan untuk membinasakan orang melainkan untuk menyelamatkannya.” Lalu mereka pergi ke desa lain.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge