Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2014
  MASA PASKAH PEKAN VI
   
Karena Kristus kita akan selalu dilawan dunia!

HUBUNGAN antar umat beragama sering diwarnai oleh pahitnya sejarah. Perang salib misalnya, masih melukai relasi kaum Kristiani dan Muslim. Terlepas dari benar atau salahnya, perang yang sudah berakhir berabad-abad lalu masih berpengaruh sampai hari ini. Yang menyedihkan ialah, kepahitan sejarah itu tidak membuat orang-orang dari jaman ini belajar hidup toleran. Menyedihkan, ketika ada orang yang merusak tempat ibadah agama lain, bahkan membunuh orang, lalu merasa bahwa tindakan itu sepenuhnya benar dan didukung oleh Tuhan. Mengapa orang begitu fanatik?

Yesus mengingatkan para murid, bahwa realitas pahit ini akan selalu mereka hadapi. Perlawanan yang ditujukan kepada Yesus akan dialami juga oleh para rasul. Mereka bahkan bisa dibunuh karena keteguhan iman mereka. Perkiraan Yesus ini tepat, sebab semua rasul, kecuali Yohanes, hidupnya berakhir dengan kemartiran. Bahkan bahaya itu tidak hanya datang dari luar, melainkan dari lingkungan umat sendiri. Karena itu, sangat perlu setiap murid meneguhkan diri dengan selalu mengingat pengalaman salib Yesus.

Fanatisme biasanya bertumbuh justru dari iman yang dangkal. Kedangkalan itu membuat seseorang tidak memiliki pandangan yang luas dan mendalam tentang hakekat iman. Pengetahuan yang ter-batas akan dengn mudah digoyahkan, sehingga orang membentengi diri dengan kekerasan. Jika kita teliti dengan baik, kebanyakan orang yang mudah digerakkan dengan jargon fanatisme rata-rata berpendidikan rendah. Kewajiban kita untuk memperkuat diri ialah membuat perimbangan antara pengetahuan intelektual dan kedalaman spiritual. Kita mengasah otak dan hati kita agar sepenuhnya diisi oleh kebaikan yang datang dari Tuhan. (ap)

  1. Adakah benih-benih fanatisme di dalam kehidupan pribadi, keluarga dan komunitas anda?
  2. Pikirkanlah cara-cara yang tepat untuk mematikan benih-benih fanatisme tersebut secepatnya.

(c) bbss 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2
29 30 31
  Senin, 26 Mei 2014
 
 

KAMU MENGENAL DIA SEBAB DIA MENYERTAI KAMU DAN AKAN DIAM DI DALAM KAMU

   
   
   
 
Kis 16:11-15 | Mzm 149:1-6a.9b | Yoh 15:26-16:4a

 

Tuhan membuka hati Lidia, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus
(Kis 16:11-15)

Setelah Paulus mendapat pesan dari Surga supaya menyeberang ke Makedonia, kami, Paulus dan Silas, bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake. Keesokan harinya tibalah kami di Neapolis; dan dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini, suatu kota perantauan orang Roma. Di kota itu kami tinggal beberapa hari. Pada hari Sabat kami keluar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ. Setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang berkumpul di situ. Salah seorang dari perempuan – perempuan itu, yang bernama Lidia, turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira seorang yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya,Lidia mengajak kami, katanya,”Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku.” Ia mendesak sampai kami menerimanya.

Mazmur Tanggapan (Mzm 149:1-6a.9b; R: 4a)

Ref: Tuhan berkenan kepada umat-Nya.

  1. Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru! Pujilah Dia dalam Jemaah orang-orang saleh! Biarlah Israel bersukacit atas penciptanya, biarlah Sion bersorak-sorai atas raja mereka.
  2. Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.
  3. Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur! Biarlah pujian pangagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.
 

Roh Kebenaran bersaksi tentang Kristus (Yoh 15:26-16:4a)

Dalam amanat perpisahanNya, Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Jikalau penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan; bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge