Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2014
  MASA PASKAH PEKAN V
   
Perjuangkanlah kedamaian, maka kedamaian itu akan memelihara dirimu.

OLEH pergolakan politik, kita melihat begitu banyak belahan dunia yang dilanda pepeperangan. Damai seakan-akan menjadi barang antik yang langka dari kehidupan umat manusia. Walaupun demikian, selalu ada usaha-usaha membawa pesan damai kepada umat manusia. Salah satu yang paling menonjol datang dari dunia olahraga. Walaupun profesionalisme dan bisnis semakin kuat berperan di dalamnya, roh dasar adalah kompetisi yang sportif. Yang kalah tetap dihargai perjuangannya, yang menang dihormati karena ia atau tim tertentu memang lebih baik. Kompetisi besar seperti piala dunia sepak bola atau olimpiade lebih dilihat sebagai pesta antar bangsa yang menyatukan dalam persaingan di arena. Bangsa-bangsa yang berbeda ideologi dan kepentingan dijembatani dalam semangat persaudaran dan kesetaraan. Indahnya perdamaian.

Pesan perdamaian itu sangat kuat dalam kata-kata Yesus, mengutip bacaan Injil hari ini. “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu”, kata Yesus. Mengusahakan damai menjadi bagian dari perutusan Yesus Kristus. Di dalam damai sejahtera, martabat hidup setiap orang dihargai, dan orang-orang dengan bebas mewujudkan diri sebagai umat pilihan Allah.

Mengupayakan damai bagi dunia bolehlah dikatakan menjadi sebuah prioritas dalam seluruh bangunan misi Gereja. Kendatipun Gereja pernah mengalami periode gelap dan menyalahgunakan kekuasaannya secara tidak bertanggung jawab, secara keseluruhan misi perdamaian tetap menjadi sebuah perhatian. Bagi kita di abad modern ini, pesan perdamaian itu menjadi jauh lebih kuat. Itulah tugas kita hari ini, mengusahakan perdamaian sebagai sebuah ke-bajikan iman. Mari kita mengusahakannya sebagai bagian dari per-wujudan iman kita. (ap)

  1. Dalam konteks sederhana di lingkungan anda, apakah per-damaian menjadi sebuah kebutuhan?
  2. Apakah anda turut serta mewujudkannya sebagai bagian dari penghayatan iman anda?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2
29 30 31
  Selasa, 20 Mei 2014
 
 

AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP
HANYA MELALUI AKU ORANG MELIHAT BAPA

   
   
   
 
Kis 14:19-28 | Mzm 145:10-13b.21 | Yoh 14:27-31a

 

Mereka menceritakan kepada jemaat, segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka (Kis 14:19-28)

Waktu Paulus dan Barnabas di kota Listra datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium, dan mereka membujuk orang banyak supaya memihak mereka. Lalu mereka melempari Paulus dengan batu, dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka, bahwa ia telah mati. Akan tetapi ketika murid-murid berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe. Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota Derbe dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia. Di tempat itu mereka supaya bertekun di dalam iman. Mereka pun mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara. Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat setempat, dan setelah berdoa dan berpuasa mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka.
Paulus dan Barnabas menjelajah seluruh Pisidia dan tiba di Pamfilia. Di situ mereka memberitakan firman di Perga, lalu pergi ke Atalia, di pantai. Dari situ berlayarlah mereka ke Antiokhia. Di tempat itulah mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah untuk memulai pekerjaan yang kini telah mereka selesaikan. Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceritakan segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman. Di situ mereka lama tinggal bersama-sama dengan murid-murid.

Mazmur Tanggapan (Mzm 145:10-13b.21; R: 11a)

Ref: Orang-orang yang Kaukasihi, ya Tuhan, mengumumkan kemuliaan-Mu.

  1. Segala yang Kujadikan akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu.
  2. Mereka memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan memaklumkan kerajaan-Mu yang semarak mulia. KerajaanMu ialah kerajaan abadi, pemerintahan-Mu lestari melalui segala keturunan.
  3. Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada Tuhan dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.
 

Damai sejahtera kuberikan kepadamu (Yoh 14:27-31a)

Dalam amanat perpisahanNya Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu! Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada BapaKu, sebab Bapa lebih besar daripada Aku. Sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya apabila hal itu terjadi, kamu percaya. Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang, namun ia tidak berkuasa sedikit pun atas diriKu. Tetapi dunia harus tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa, dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepadaKu.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge