Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2014
  MASA PASKAH PEKAN VI
   
Kasih yang penuh pengorbanan itu ada!

SEORANG teman menulis di wall facebook-nya. “Seekor anak kucing dilemparkan orang di depan rumah kami, beberapa hari yang lalu. Kami sudah membawanya ke pet shop untuk divaksin dan diberi obat cacing. 'Dikurung dulu ya, selama beberapa hari, karena dia lagi diare', kata bu dokter. Cory si kucing rumah kami menjaga kucing kecil itu dengan tidur di samping kurungannya setiap malam, seolah-olah ingin ikut menentramkan kucing kecil yang malang itu. Sobats, Einstein berkata, 'Jika manusia zaman ini, hanya melakukan kebaikan karena takut siksaan atau karena iming-iming pahala, maka selamanya kita tak akan mampu melakukan kebaikan apa pun secara tulus'. Aku belajar tentang kebaikan tulus itu dari Cory, kucing rumah kami” (J.d’Santo, 01/09.13). Si penulis mungkin hendak menggagas, bahwa kasih alamiah bertumbuh dalam kemanusiaan yang dihidupi dengan standar yang benar. Selama kasih dijalankan dengan sebuah pamrih, kasih itu telah kehilangan hakekatnya.

Selama seseorang masih menjadi manusia, pamrih tetap melekat pada perbuatan, walau kecil sekalipun. Namun Yesus memberi kita sebuah pelajaran dalam Injil, bagaimana kasih itu diwujudkan tanpa pamrih. Model yang dipakai ialah relasi kasih antara diriNya dan Bapa yang dinyatakan dalam peristiwa inkarnasi, Sabda menjadi manusia (Yoh 1:14), yang berbuahkan sengsara, wafat dan kebangkitan. Keuntungan apa yang Tuhan peroleh? Tak ada! Yang ada hanya keselamatan manusia yang diciptakan menurut gambaranNya. Yesus mengajak para murid untuk mengabil kasih tersebut sebagai model. “Aku ada di dalam Bapa, kamu ada di dalam Aku dan Aku di dalam kamu”, kata Yesus. Dalam mewujudkan cinta dan keselamatan bagi para murid, Yesus melibatkan Bapa yang mengutusnya. Dengan demikian, cinta dan keselamatan yang diwujudkanNya memperoleh kepenuhan. Inilah model cinta yang seharusnya dibangun dan dipraktekkan oleh para murid. Persembahan diri harus diberi secara utuh, sehingga kasih keselamatan juga terwujud secara utuh. Mungkinkah itu? St. Maximillian Kolbe rela mengambil tempat seorang tahanan Nazi yang hendak dieksekusi, agar orang itu punya peluang hidup bagi keluarganya. Kasih sejati itu bukan tak mungkin. (ap)

  1. Apa model kasih sejati yang anda harapkan?
  2. Mungkinkah anda mewujudkan kerinduan Tuhan tersebut di dalam hidup anda?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2
29 30 31
  Minggu, 25 Mei 2014
 
 

KAMU MENGENAL DIA SEBAB DIA MENYERTAI KAMU DAN AKAN DIAM DI DALAM KAMU

   
   
   
 
Kis 8:5-8.14-17 | Mzm 66:1-3a.4-7a.16.20 | 1 Ptr 3:15-18 | Yoh 15:15-21

 

Kedua rasul itu menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus (Kis 8:5-8.14-17)

Waktu terjadi penganiayaan terhadap jemaat di Yerusalem, Filipus pergi ke suatu kota di samari adan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua menerima apa yang diberitakannya itu dengan bulat hati. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan juga orang lumpuh dan timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kita itu.
Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar bahwa tanah Samaria telah menerima Firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke sana. Setibanya di sana, kedua rasul itu berdoa supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab Roh Kudus belum turun atas seorang pun di antara mereka karena hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian, Petrus dan Yohanes menumpangkan tangan di aas orang-orang yang percaya itu dan mereka menerima Roh Kudus.

Mazmur Tanggapan (Mzm 66:1-3a.4-7a.16.20; R: 1)

Ref: Pujilah Tuhan alleluya, alleluya!

  1. Bersoraklah bagi Allah, hai seluruh bumi; mazmurkanlah kemuliaan namaNya, muliakanlah dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah, “Betapa dahsyat pekerjaanMu!”
  2. Seluruh bumi sujud menyembah kepadaMu, dan bermazmur bagiMu, seluruh bumi memazmurkan namaMu. Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.
  3. Ia mengubah laut menjadi kering, dan oran gberjalan kaki menyebe-rang sungai. Oleh sebab itu kita besukaria karena Dia, yang meme-rintah dengan perkasa untuk selama-lamanya.
  4. Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takwa pada Allah. Aku hendak menceriterakan apa yang dilakukanNya terhadapku. Terpuliah Allah yang tidak menolak doaku, dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.
 

Yesus telah dibunuh dalam keadaanNya sebagai manusia, tetapi dibangkitkan menurut Roh (1 Ptr 3:15-18)

Saudara-saudara terkasih, kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Bersiapsedialah terhadap saat untuk memberi pertanggungjawaban kepada tiap-tiap orang yang meminta dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu. Tetapi semua itu haruslah kamu lakukan denganlemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, mereka yang memfitnah kamu menjadi malu karena fitnahan mereka itu. Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendak Tuhan, daripada menderita karena berbuat jahat. Sebab Kristus pun telah mati satu kali untuk segala dosa kita. Ia yang benar telah mati untuk orang-orang yang tidak benar supaya Ia membawa kita kepada Allah. Ia telah dibunuh dalam keadaanNya sebagai manusia tetapi dibangkitkan menurut Roh.

 

Aku akan meminta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain (Yoh 15:15-21)

Pada perjamuan malam terakhir, Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu. Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku akan datang kembali kepadamu. Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi. Tetapi kamu melihat Aku sebab kamu akan tahu, bahwa Aku ada di dalam BapaKu dan bahwa kamu ada di dalam Aku, dan Aku ada di dalam kamu. Pada waktu itu lah kamu akan tahu, bahwa Aku ada di dalam BapaKu, bahwa kamu ada di dalam Aku, dan Aku ada di dalam kamu. Barangsiapa memegang perintahKu dan melakukannya, dia lah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh BapaKu, dan Aku pun akan mengasihi dia, dan akan menyatakan diriKu kepadanya.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge