Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2014
  MASA PASKAH PEKAN V
   
Perjuangkanlah kedamaian, maka kedamaian itu akan memelihara dirimu.

IHEI MISAWA adalah seorang ronin (samurai tanpa tuan) yang mengembara bersama dengan Toya isterinya. Ia ahli pedang yang berwatak lembut, penuh sopan santun. Ia selalu ramah menyapa semua orang tanpa melihat golongan. Di saat perlu, ia membantu orang. Satu kesempatan, ia hendak diangkat menjadi abdi di puri seorang daimio (gubernur). Tetapi keahlian dan etikanya yang tinggi mendatangkan kecemburuan para abdi lain. Ia pun ditolak menjadi abdi. Misawa merasa sedih, bukan karena tak memperoleh pekerjaan, tetapi menurutnya, Tayo, isterinya yang berbudi luhur, tidak pantas menderita bersama dirinya. Di saat situasi berat itu, ia menemukan, bahwa yang dihormati isterinya bukanlah kedudukan dan kekayaan, tetapi kebaikan, ketulusan, dan terutama kerelaan membantu orang-orang miskin dan terpinggirkan untuk bisa sekejap menikmati kebahagiaan. Demikian sepenggal kisah dari film "AME AGARU" (After the Rain) garapan sinematografer Jepang terkenal, Akira Kurosawa, dengan sutradara Takashi Koizumi.

Yesus memiliki relasi cinta yang dalam dengan Bapa. Cinta itu membuat Dia menjalankan seluruh misiNya dengan seksama. Ia menghendaki agar murid-muridNya tinggal di dalam kasihNya, sehingga mereka pun dapat menjalankan tugas perutusan mereka dengan seksama. Tugas pelayanan akan mendapat perlawanan, tetapi tetap harus dijalankan. Kekuatan yang diandalkan Yesus adalah cinta Bapa yang diwariskan kepada para muridNya. Yang perlu mereka lakukan ialah setia pada cinta itu sehingga tantangan yang mereka hadapi tak menyurutkan semangat pelayanan.

Cinta yang tulus dan dalam sering menjembatani banyak perbedaan di antara sesama dan meneguhkan seseorang ketika menghadapi kesulitan. Banyak relasi suami isteri yang hambar dapat dipulihkan kembali ketika ada pembaharuan relasi cinta. Keluarga-keluarga dapat menghadapi kesulitan dengan tabah ketika mereka menyatu dalam cinta. Demikian juga umat Allah akan lebih mampu menghadapi perlawanan dunia jika kita menyatu dalam cinta. Itulah alasan mengapa kita perlu selalu mengikat diri pada Kristus. Dia adalah contoh cinta sejati. Dari situ kita menimba inspirasi untuk hidup dan pelayanan kita. (ap)

  1. Pernahkah anda mengalami kehambaran cinta di dalam relasi anda dengan sesama?
  2. Menurut anda, apa faktor-faktor yang membuat relasi cinta yang hambar bisa dibangun kembali?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2
29 30 31
  Kamis, 22 Mei 2014
 
 

AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP
HANYA MELALUI AKU ORANG MELIHAT BAPA

   
   
   
 
Kis 15:7-21 | Mzm 96:1-3.10 | Yoh 15:9-11

 

Kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah (Kis 15:7-21)

Para Rasul dan penatua-penatua jemaat di Yerusalem bersidang, membicarakan soal sunat. Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung tukar pikiran, berdirilah Petrus dan berkata kepada para rasul serta penatua-penatua, “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa sejak semula Allah telah memilih aku di antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita. Allah sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman. Kalau demikian, mengapa kamu mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri? Sebaliknya , kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kit akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga.”
Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceritakan segala tanda dan mujizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa lain. Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus, “Saudara-saudara, dengarkanlah aku! Simon telah menceritakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya. Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh. Reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan, juga segala bangsa yang tidak mengenal Allah yang Kusebut milik-Ku, demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya, yang telah diketahui dari sejak semula ini. Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka yang dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepad Allah. Tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari pencabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 96:1-3.10; R: 3 )

Ref: Kisahkanlah karya-karya Tuhan yang ajaib di antara segala suku.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan,hai seluruh bumi ! Nyanyikanlah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya.
  2. Khabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari Tuhan. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa, kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku.
  3. Katakanlah di antara bangsa-bangsa : “Tuhan itu raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah, Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”
 

Tinggallah di dalam kasihKu,supaya sukacitamu menjadi penuh (Yoh 15:9-11)

Dalam amanat perpisahanNya, Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasihKu itu. Jikalau kamu menuruti perintahKu, kamu akan tinggal di dalam kasihKu, seperti Aku menuruti perintah BapaKu dan tinggal di dalam kasihNya. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya sukacitaKu ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge