Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2014
  MASA PASKAH PEKAN IV
   
Hanya ada satu jalan, kebenaran dan hidup,
yakni Yesus Kristus

DI TAHUN 1996, saya berkesempatan mengunjungi beberapa calon misionaris Indonesia yang masih mengikuti pendidikan di Sankt Augustine, Jerman. Satu hari saya ingin berjalan-halan ke Bonn dan Koln, dua kota yang relatip dekat. Salah seorang dari mereka menawarkan diri untuk menjadi pemandu. Saya senang karena punya teman. Ketika berada di Bonn, saya baru menyadari, bahwa ia pun tidak terlalu mengenal kota tersebut. Sesudah berkunjung ke berapa tempat, saya memutuskan untuk membeli peta Koln agar tak ada kesulitan nanti. Dengan berpedoman pada peta itu, perjalanan ke Koln jadi lancar. Jadinya bukan ia yang menjadi pemandu saya tetapi justru saya yang menjadi pemandu dia. Pengalaman ini pun menjadi bahan guyonan yang menggelikan di ruang makan bersama para misionaris lain.

Walaupun sudah lama berada bersama Yesus, Tomas belum mampu mengidentifikasi, apa peta jalan yang membawa mereka kepada Bapa. “Tuhan, kami tidak tahu kemana Engkau pergi, jadi bagaimana mana kami tahu jalan ke sana?” kata Tomas. Pertanyaan yang sepertinya dinantikan Yesus itu langsung membuka pewahyuan diriNya. “Akulah jalan, kebenaran dan hidup”, kata Yesus, “tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.” Peta itu ialah Yesus sendiri. Para murid hanya perlu percaya pada pewartaanNya dan hidup sesuai dengan itu.

Dalam banyak kesempatan, kita pun bisa kehilangan orientasi iman kita. Kita mungkin jenuh atau bosan dengan jalan iman yang monoton, terbawa arus hidup tanpa aturan, penuh kenikmatan dunia, tidak ingin terkungkung oleh batasaan-batasan moral keagamaan, dan sebagainya. Sadarilah selalu kemung-kinan itu, agar jiwa kita tak sampai terlepas dari Kristus. (ap)

  1. Pernahkah anda mengalami kekaburan tujuan hidup anda secara rohaniah?
  2. Apa penyebabnya dan bagaimana cara anda memperoleh kem-bali peta iman anda, yakni Firman Tuhan?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2
29 30 31
  Jumat,16 Mei 2014
 
 

AKULAH PINTU, BARANGSIAPA MASUK
MELALUI AKU AKAN SELAMAT

   
   
   
 
Kis 13:26-33 | Mzm 2:6-11 | Yoh 14:1-6

 

Janji telah digenapi Allah dengan membangkitkan Yesus (Kis 13:26-33)

Dalam perjalanannya Paulus sampai di Antiokhia di Pisidia. Di rumah ibadat Yahudi di sana Paulus berkata, “Hai saudara-saudaraku baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan sudah disampaikan kepada kita. Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Yesus, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. Dan meskipun mereka tidak menemukan sesuatu yang dapat menjadi alas an untuk hukuman mati, namun mereka telah meminta kepada Pilatus supaya Yesus dibunuh. Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari Kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. Tetapi Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi saksi-Nya bagi umat ini. Dan kami sekarang memberitakan khabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Kulah Engkau ! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan."

Mazmur Tanggapan (Mzm 2:6-11; R: 7)

Ref: Anak-Kulah engkaku! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.

  1. “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku,”Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.”
  2. “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, dan memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”
  3. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.
 

Akulah jalan, kebenaran dan hidup (Yoh 14:1-6)

Dalam amanat perpisahanNya Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana.” Kata Tomas kepadaNya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?” Kata Yesus kepadaNya, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge