Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2018
  Masa Paskah Pekan 4
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30          

Sabtu, 28 April 2018
 
  St. Louis Maria Grignon de Montfort, pengaku iman  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga Gereja membantu dan sungguh terlibat dalam bekerja sama dengan pemerintah dan kelompok masyarakat lain yang berupaya menangkal segala bentuk radikalisme dan fundamentalisme yang sedang mengancam keutuhan bangsa."
 
 
Kis 13:44-52 | Mzm 98:1-4 | Yoh 14:7-14

Paulus dan Barnabas berpaling kepada bangsa-bangsa lain (Kis 13:44-52)

Waktu Paulus berada di Antiokhia di Pisidia, pada hari Sabat datanglah hampir seluruh warga kota berkumpul di rumah ibadat Yahudi untuk mendengar firman Allah. Akan tetapi, ketika oang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati, dan sambil menghujat mereka membantah apa yang dikatakan Paulus. Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata, “Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu! Tetapi kamu menolaknya, dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain. Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.”
Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah, dan mereka memuliakan firman Tuhan. Dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya. Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu. Tetapi orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota Antiokhia itu. Begitulah mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu. Akan tetapi Paulus dan Barnabas mengebaskan debu kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke Ikonium. Dan murid-murid di Antiokhia penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus.

 
KETIKA teknologi televisi diperkenalkan kepada khalayak, pelaku industri radio berusaha menghalanginya karena mengganggu bisnis mereka. Demikian juga tanggapan industri pesawat propeler terhadap mesin jet, teknologi siaran analog terhadap sistem digital, dan sebagainya. Penemuan baru harus membuktikan diri di tengah perlawanan itu, sebelum akhirnya meraih tempat di dalam kehidupan masyarakat, bahkan mengubah sistem kebudayaan, struktur sosial, politik dan sebagainya. Tak mudah tetapi jika setia dijalani, usaha itu membuahkan hasil.

MEWARTAKAN iman Kristiani bukanlah perkara mudah yang bisa diterima begitu saja oleh semua pihak. Pengalaman Barnabas dan Paulus di Pisidia membuktikan, bahwa tugas dari Tuhan selalu disertai salib. Perlawanan dari orang-orang Yahudi membuat kedua misionaris ini meninggalkan tempat itu. Tapi mereka tetap memberi peringatan kepada orang-orang agar segera bertobat, karena hanya dalam diri Yesus ada jalan sejati menuju kelahiran baru. Ada banyak bentuk perlawanan, tidak hanya fisik tetapi juga dalam perkara iman. Filipus ternyata tidak mengenal hakekat Yesus, sehingga Yesus menegur dirinya. Tetapi teguran itu mujarab membawa pembaharuan, karena Filipus justru membaptis pegawai tinggi Etiopia di kemudian hari (Kis 8:26-40). Kesabaran Yesus membuahkan hasil, kesabaran Barnabas dan Paulus membuahkan hasil, karena itulah kuncinya.

MENANGGAPI pesan Kristus untuk kita agar mewartakan Kerajaan Allah, kualitas kesabaran diri haruslah kita tumbuhkan, pelihara dan perteguh. Tanpa kesabaran kita dengan gampang menyerah terhadap tekanan dunia. Dunia tidak akan berhenti menggerogoti pewartaan iman karena itu mengganggu kenyamanannya. Orang-orang tidak segan-segan melawan karya pewartaan kita. Melawan dengan kekerasan justru melemahkan perjuangan kita. Karena itu kita hadapi dengan kesabaran. Tetesan air mampu melubangi batu yang keras. (ap)

Perteguhlah iman kami, ya Kristus yang mulia, agar berkat kesabaran yang Engkau berikan, kami bertahan dan setia pada panggilan kami. Amin.

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 98:1.2-3b.3c-4; R: 3cd)

Ref: Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.
  3. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah.
 

Barangsiapa melihat Aku, melihat Bapa (Yoh 14:7-14)

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” Kata Filipus kepada-Nya, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami, dan itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya, “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa kepada kami? Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku. Aku akan melakukannya.”


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge