Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2018
  Masa Paskah Pekan 3
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30          

Rabu, 18 April 2018
 
  St. Eleutherius, paus  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga Gereja membantu dan sungguh terlibat dalam bekerja sama dengan pemerintah dan kelompok masyarakat lain yang berupaya menangkal segala bentuk radikalisme dan fundamentalisme yang sedang mengancam keutuhan bangsa."
 
 
Kis 8:1b-8 | Mzm 66:1-3a.4-7a | Yoh 6:35-40

Mereka menjelajah seluruh negeri sambil memberitakan Injil (Kis 8:1b-8)

Setelah Stefanus dibunuh, mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria. Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat. Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu. Ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki serta perempuan ke luar, lalu menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara. Mereka yang tersebar menjelajah ke seluruh negeri sambil memberitakan Injil. Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.

 
PENGALAMAN pahit itu menyakitkan, apalagi kalau disertai korban yang besar dan mahal. Pengaruhnya untuk orang yang melakukan kesalahan itu sangat besar. Namun bagi orang optimis, kesalahan itu adalah pelajaran yang mendewasakan. Kesulitan itu justru mendorongnya mencari cara agar mengatasinya. Sering kali dari kesalahan itu justru muncul penemuan baru yang membuat orang semakin berkembang ke arah yang lebih baik. Karena itu orang-orang dinasehati agar selalu melihat sisi positip dari setiap kisah hidup, walaupun itu terpahit sekalipun.

SESUDAH kenaikan Yesus ke surga, jemaat perdana yang hidup di Yerusalem berusaha menghayati hidup sebaik mungkin. Cara hidup mereka itu menarik perhatian banyak orang (bdk. Kis 2:41-47). Semua itu baik, tetapi dengan itu mereka lalai menjalankan tugas mewartakan Injil ke seluruh dunia (Mt 28:19-20). Maka ketika penganiayaan itu tiba, mereka menyebar untuk menyelamatkan diri. Justru di saat itu, perintah Injil tersebut dijalankan. Filipus tiba di Samaria dan mereka dengan bulat hati menerima berita itu. Dengan ini, setahap demi setahap kehendak Kristus terlaksana. Orang-orang yang percaya kepada Kristus diberi santapan Firman yang membawa keselamatan. Orang-orang ini menjadi kepunyaan Yesus, yang berhak untuk mengambil bagian di dalam Kerajaan Kekal. "Semua yang telah diberikan kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman", kata Yesus. Untuk itulah Yesus telah wafat dan bangkit, sehingga kuasa maut dikalahkan dan manusia menemukan jalan menuju keselamatan itu.

BARANGKALI tantangan besar bagi kita ialah menumbuhkan pola pikir positip terhadap setiap peristiwa hidup, walaupun terpahit sekalipun. Berpikir positip menuntut kerendahan hati, keterbukaan dan kerelaan untuk memanggul salib yang diberikan Kristus tanpa mengeluh. Semua ini dilandasi pada iman yang kokoh, karena tanpa iman orang tidak memiliki harapan dan tak mampu memberi cinta yang tulus. Jika Tuhan menghendaki kita menjadi rasulnya, ia yang akan menganugerahkan kekuatan iman tersebut. (ap)

Bantulah kami memahami kehendak-Mu, ya Tuhan, di dalam setiap peristiwa pahit dalam hidup kami. Semoga kami semakin diteguhkan. Amin.

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 66:1-3a.4-5.6-7a; R: 1)

Ref: Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi!

  1. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah, “Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu!”
  2. Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, seluruh bumi memazmurkan nama-Mu. Pergilah dan lihatlah karya-karya Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.
  3. Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia, yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya.
 

Inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak beroleh hidup yang kekal (Yoh 6:35-40)

Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, “Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguh pun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya. Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge