Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2018
  Masa Paskah Pekan 1
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30          

Minggu, 1 April 2018
 
  Hari Raya Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga Gereja membantu dan sungguh terlibat dalam bekerja sama dengan pemerintah dan kelompok masyarakat lain yang berupaya menangkal segala bentuk radikalisme dan fundamentalisme yang sedang mengancam keutuhan bangsa."
 
 
 
Kis 10:34a.37-43 | Mzm 118:1-2.16ab.17.22-23 | Kol 3:1-4 | Yoh 20:1-9

Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus setelah Ia bangkit dari antara orang mati (Kis 10:34a.37-43)

Sekali peristiwa Allah menyuruh Petrus pergi ke rumah perwira Kornelius. Di sana Petrus berkata, “Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah pembaptisan yang diberitakan oleh Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: Bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh dan kuat kuasa. Yesus itulah yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. Kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat Yesus di tanah Yudea maupun di Yerusalem! Dia telah dibunuh dan digantung pada kayu salib. Tetapi Allah telah membangkitkan Dia pada hari yang ketiga. Dan Allah berkenan bahwa Ia menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama dengan Dia setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Dan Yesus telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena namaNya.”

 
KETIKA orang-orang masih beribadah, anak-anak sudah gelisah dan terus bertanya kepada orang tuanya, kapan boleh cari telur Paskah. Kebiasaan ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Bagi anak-anak, sukacita Paskah ada di situ. Ketika bisa menemukan telur Paskah, apalagi kalau ada hadiahnya, kegembiraan meluap-luap. Kegembiraan anak-anak itu menular juga ke orang tuanya. Saya melihat ibu-ibu atau bapa-bapa tersenyum lebar ketika sang anak menunjukkan pencapaiannya. Saya tahu bukan soal telur paskah, bukan soal hadiah, tetapi soal suasana batin berbagi sukacita. Itulah yang memberi kesan khusus bagi mereka.

KETIKA menemukan kubur itu kosong, Petrus dan murid yang dikasihi Tuhan terkejut dan merenung. Yang mereka lihat hanya kain kafan yang tergeletak di tanah dan kain peluh tergulung ke samping. Pemandangan itu sederhana saja, tetapi langsung memberi jawaban atas iman mereka: Yesus telah bangkit. Selama ini mereka sudah mendengar tentang ajaran itu, karena itu batin mereka sebetulnya sudah disiapkan. Maka ketika melihat hanya kain-kain itu, konfirmasi atas ajaran itu terbentuk. Kini tak ada lagi keraguan, Yesus sungguh bangkit, Kitab Suci benar, maka pencarian mereka atas makna hidup tidak sia-sia. Pengalaman itu menambahkan iman mereka sehingga mereka tidak ragu memberi kesaksian tentang kebangkitan, walaupun banyak orang menolak mereka.

KETIKA tugas pewartaan itu beralih ke tangan kita, kita pun perlu memperhatikan pengalaman-pengalaman iman yang bisa memberi kekuatan untuk setia pada tanggung jawab iman itu. Ajaran tentang kebangkitan itu terekam dalam memori kita, bisa juga sudah meresap ke alam bawah sadar kita. Yang kita perlukan ialah pengalaman-pengalaman konkrit yang bisa mengungkit kesadaran itu, sehingga iman akan kebangkitan Yesus Kristus itu lebih bisa dijabarkan kepada banyak orang. Salah satu buktinya yang bisa kita tampilkan ialah kerelaan berbakti bagi banyak orang sebagai perwujudan nilai kebangkitan, sehingga banyak orang dapat bersukacita di dalam roh. (ap)

Semoga berkat kebangkitan-Mu, ya Kristus, kami makin mampu melihat terang dan mewartakanya dengan penuh sukacita kepada sesama. Amin.

© 2018 twm


Mazmur Tanggapan (Mzm 118:1-2.16ab.17.22-23; R: 24)

Ref: Pada hari ini Tuhan bertindak, mari kita rayakan dengan gembira.

  1. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya.”
  2. Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasa-an! Aku tidak takut akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan.
  3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
 

Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada (Kol 3:1-4)

Saudara-saudara, kamu telah dibangkitkan bersama dengan Kristus. Maka, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati, dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus dalam Allah. Kristuslah hidup kita! Apabila Ia menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

 

Yesus harus bangkit dari antara orang mati (Yoh 20:1-9)

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maka, ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus. Ia berkata kepada mereka, “Tuhan telah diambil orang dari kubur-Nya, dan kami tidak tahu dimana Ia diletakkan.” Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat daripada Petrus, sehingga ia lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kafan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka, tibalah juga Simon Petrus menyusul dia, dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kafan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kafan itu, tetapi agak di samping, di tempat yang lain, dan sudah tergulung. Maka, masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai ke kubur itu; ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge