Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2018
  Masa Paskah Pekan 1
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30          

Senin, 2 April 2018
 
  OKTAF PASKAH - St. Fransiskus dari Paula, pertapa  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga Gereja membantu dan sungguh terlibat dalam bekerja sama dengan pemerintah dan kelompok masyarakat lain yang berupaya menangkal segala bentuk radikalisme dan fundamentalisme yang sedang mengancam keutuhan bangsa."
 
 
 
Kis 2:14.22-32 | Mzm 16:1-2a.5.7-10.11 | Mat 28:8-15

Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi (Kis 2:14.22-32)

Pada hari Pentakosta, bangkitlah Petrus berdiri bersama kesebelas rasul. Dengan suara nyaring ia berkata kepada orang banyak, “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. Yang aku maksudkan ialah Yesus dari Nasaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan, mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh dengan tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan-Nya dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. Sebab Daud berkata tentang Dia, ‘Aku senantiasa mamandang kepada Tuhan. Karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram. Sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.’ Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburnya masih ada pada kita sampai hari ini. Tetapi ia adalah seorang nabi, dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas tahtanya. Karena itu, Daud telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan. Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.”

 
PENGALAMAN menyaksikan kubur kosong barangkali mendorong Petrus merenung tentang kebenaran Firman Tuhan. Sejak peristiwa itu beberapa kali ia bertemu dengan Yesus dalam beberapa penampakan. Namun sesudah kenaikan, doa dan refleksi jauh lebih dalam dan akhirnya melahirkan keyakinan diri yang tinggi untuk menjalankan perintah Tuhan, mewartakan Injil kepada bangsa-bangsa. Titik tolak mereka adalah Yerusalem, lalu perlahan tapi pasti bergerak ke berbagai penjuru dunia. Langkah pertama karya besar penginjilan bangsa-bangsa telah dimulai, sepenuhnya di bawah bimbingan Roh Kudus. Oleh Roh Kudus, para rasul yang sederhana mewujudkan karya yang tidak sederhana, membaharui iman banyak bangsa.

KEBANGKITAN Yesus sama sekali mengubah hidup dan perjalanan ziarah iman banyak orang. Bagi orang-orang di lingkaran terdekat Yesus, peristiwa itu adalah sukacita besar yang memulihkan hati mereka dari kegoncangan karena kematian-Nya yang tragis di salib. Mereka diminta ke Galilea untuk menerima sukacita secara penuh. Namun pada sisi lain, kelompok para imam kepala justru melakukan kejahatan dengan ceritera bohong tentang pencurian jenazah Yesus. Para pemelihara imam justru melakukan fitnah, dan penyuapan untuk menutupi kebenaran. Di mata orang benar, kebangkitan Yesus adalah karunia hidup yang layak untuk diperjuangkan dan dipelihara. Bagi orang jahat, kebangkitan itu adalah lonceng kematian karena mereka semakin berusaha menyangkal kebenaran dengan melakukan kejahatan lain, sesuai dengan rencana dan niat kegelapan yang tidak pernah berhenti berusaha mengalahkan Kerajaan Tuhan.

KEBANGKITAN Yesus yang kita rayakan memberi tanggung jawab kepada kita untuk bersaksi tentang keselamatan melalui Yesus ini. Jika masa Perjanjian Lama merupakan masa mempersiapkan iman yang baru ini, periode Perjanjian Baru adalah periode eksekusi iman tersebut. Tuhan mewujudkan rencana-Nya, Yesus wafat dan bangkit, kita mengimani-Nya. Menerima iman ini kita pun diutus menjadi rasul, mewartakan kebenaran, memperjuangkan keadilan dan perdamaian, membangun keharmonisan umat Allah, agar bersama-sama berziarah menuju Rumah Bapa. Roh Paskah harus menjadi roh kita, sehingga kita bangkit bersama dengan Kristus menuju Kerajaan Surga. (ap)

Semoga karunia kebangkitan-Mu semakin meneguhkan langkah kami, ya Yesus, agar Kerajaan-Mu di dunia semakin memberi harapan. Amin.

© 2018 twm


Mazmur Tanggapan (Mzm 16:1-2a.5.7.8.9-10.11; R: 1)

Ref: Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.

  1. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata kepada Tuhan, “Engkaulah Tuhanku, Engkaulah bagian warisan dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.”
  2. Aku memuji Tuhan, yang telah memberi nasihat kepadaku, pada waktu malam aku diajar oleh hati nuraniku. Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
  3. Sebab itu hatiku bersukcita dan jiwaku bersorak-sorai, dan tubuhku akan diam dengan tenteram; sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan orang kudus-Mu melihat kebinasaan.
  4. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat yang abadi.
 

Katakanlah kepada saudara-saudara-Ku supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku (Mat 28:8-15)

Pada waktu itu, perempuan-perempuan pergi dari kubur, diliputi rasa takut dan sukacita yang besar. Mereka berlari cepat-cepat untuk memberitahukan kepada para murid bahwa Yesus telah bangkit. Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata, “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya dan menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka, “Jangan takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.” Ketika mereka masih di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga makam Yesus ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. Dan sesudah berunding dengan kaum tua-tua, mereka mengambil keputusan, lalu memberikan sejumlah uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata, “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid Yesus datang malam-malam dan mencuri jenazah-Nya ketika kamu sedang tidur. Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.” Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge