Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2016
  MASA BIASA PEKAN 17
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6
  Sabtu, 30 Juli 2016
   
 

MINTALAH, MAKA KAMU AKAN DIBERI, SEBAB
BAPA SURGAWI MEMBERIKAN ROH KUDUS KEPADA SIAPAPUN YANG MEMINTANYA

 
 
 
Yer 26:11-16.24 | Mzm 69:15-16.30-31.33-34 | Mat 14:1-12

Tuhan benar-benar mengutus aku kepadamu untuk menyampaikan segala perkataan ini kepadamu (Yer 26:11-16.24)

Setelah Yeremia ditangkap karena nubuat yang disampaikannya, para imam dan para nabi berkata kepada para pemuka dan seluruh rakyat, “Orang ini patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah benubuat tentang kota ini, seperti kalian dengar dengan telingamu sendiri.” Tetapi Yeremia berkata kepada para pemuka dan seluruh rakyat, “Tuhanlah yang telah mengutus aku bernubuat tentang kota dan rumah ini. Tuhanlah yang mengutus aku menyampaikan segala perkataan yang telah kalian dengar itu. Oleh karena itu perbaikilah tingkah langkah dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara Tuhan, Allahmu, sehingga Tuhan mencabut kembali malapetaka yang diancamkan-Nya atas kalian. Tetapi aku ini, sesungguhnya aku ada di tanganmu. Perbuatlah kepadaku apa yang baik dan benar menurut anggapanmu. Hanya ketahuilah sungguh-sungguh, bahwa jika kalian membunuh aku, maka kalian mendatangkan darah orang tak bersalah atas dirimu dan atas kota ini beserta penduduknya. Sebab Tuhan benar-benar mengutus aku kepadamu untuk menyampaikan segala perkataan ini kepadamu.”
Lalu berkatalah para pemuka dan seluruh rakyat itu kepada para imam dan para nabi, “Orang ini tidak patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah berbicara kepada kita demi nama Tuhan, Allah kita.” Maka Yeremia dilindungi oleh Ahikam bin Safan, sehingga ia tidak diserahkan ke tangan rakyat untuk dibunuh.

 

TARIAN yang mempesona dilakukan oleh puteri Herodias, perempuan yang tidak setia pada suaminya, Filipus, saudara Herodes. Herodias selingkuh dengan saudara iparnya sendiri, raja Yudea yang berkuasa. Ia seorang perempuan tamak yang gila kuasa dan kekayaan, yang menganggap remeh nilai-nilai moral. Di sini, pesona Herodias dan liukan tubuh puterinya telah membutakan mata hati Herodes. Harga kebutaan mata hati Herodes ialah nyawa Yohanes Pembaptis, nabi yang dihormati dan disegani oleh banyak orang, yang mempersiapkan kedatangan Sang Mesias.

Merenung tragedi akhir hidup Yohanes Pembaptis, saya teringat akan tiga godaan iblis kepada Yesus, yakni mengubah batu menjadi roti (Luk 4:.3), berkuasa atas semua kerajaan dunia (Luk 4:6-7), dan melompat dari bubungan Bait Allah (Luk 4:9-11). Yang tak sanggup dilawan oleh Herodes di sini adalah godaan pertama dan kedua. Tarian erotik puteri Herodes mengungkit impuls-impuls seksual dan membawa kenikmatan. Dan untuk menegaskan kuasanya, ia berani memenggal kepala Yohanes Pembaptis, walaupun ia sesungguhnya merasa sedih dengan itu. Herodes tak sanggup melawan godaan, dan ia tenggelam dalam dosa.

Di dalam hidup, kita pun sering tak sanggup melawan hasrat manusiawi kita. Kita berusaha untuk memuaskannya, dan untuk itu kita segan berdosa di hadapan Tuhan dan sesama. Mari kita belajar mengendalikan diri, agar kita terhindar dari dosa melecehkan hakekat diri dan sesama. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, teguhkanlah kami agar mampu mengendalikan diri, dengan lebih berserah diri pada penyelenggaraan-Mu. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 69:15-16.30-31.33-34; R: lh.14)

Ref: Pada waktu Engkau berkenan, jawablah aku , ya Tuhan.

  1. Lepaskanlah aku dari dalam lumpur, supaya jangan aku tengelam; biarlah aku lepas dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam! Janganlah gelombang air menghanyutkan aku, janganlah tubir menelan aku atau sumur menutup mulutnya di atasku.
  2. Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku! Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan lagu syukur.
  3. Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; biarlah hatimu hidup kembali, hai kamu yang mencari Allah! Sebab Tuhan mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya yang ada dalam tahanan.
 

Herodes menyuruh memenggal kepala Yohanes Pembaptis. Kemudian murid-murid Yohanes memberitahukan hal itu kepada Yesus (Mat 14:1-12)

Sekali peristiwa sampailah berita tentang Yesus kepada Herodes, raja wilayah. Maka ia berkata kepada pegawai-pegawainya, “Inilah Yohanes Pembaptis. Ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya.” Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggu dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Horodias, isteri Filipus, saudaranya. Sebab Yohanes pernah menegur Herodes, “Tidak halal engkau mengambil Herodias!” Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut kepada orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi.
Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah puteri Herodias di tengah-tengah mereka dan menyenangkan hati Herodes, sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya. Maka setelah dihasut oleh ibunya, puteri itu berkata, “Berikanlah kepadaku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam.” Lalu sedihlah hati raja. Tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya, diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya orang memenggal kepala Yohanes di penjara, dan membawanya di sebuah talam, lalu diberikan kepada puteri Herodias, dan puteri Herodias membawanya kepada ibunya. Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil jenazah itu dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahu Yesus.


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge