Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2016
  MASA BIASA PEKAN 14
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6
  Senin, 4 Juli 2016
   
 

BERSUKACITALAH BUKAN KARENA ROH-ROH
ITU TAKLUK KEPADAMU, TETAPI KARENA NAMAMU SUDAH TERDAFTAR DI SURGA

 
 
 
Hos 2:13.14b-15.18-19 | Mzm 145:2-9 | Mat 9:18-26

Aku akan menjadikan dikau isteriku untuk selama-lamanya (Hos 2:13.14b-15.18-19)

Inilah sabda Tuhan, “Aku akan membujuk umat kesayangan-Ku dan membawanya ke padang gurun, lalu berbicara menenangkan hatinya. Di sana ia akan merelakan diri seperti pada masa mudanya, seperti ketika ia berangkat ke luar dari tanah Mesir. Maka pada waktu itu, demikianlah sabda Tuhan, engkau akan memanggil Aku ‘Suamiku’, dan tidak lagi memanggil Aku ‘Baalku’. Aku akan menjadikan dikau isteri-Ku untuk selama-lamanya, dan Aku akan menjadikan dikau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang. Aku akan menjadikan dikau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal Tuhan.”

 

KEINTIMAN relasi suami isteri dipergunakan Nabi Amos untuk melukiskan relasi cinta Tuhan dan manusia. Tuhan tidak pernah tidak setia, tetapi manusia seringkali mengingkari cinta Tuhan. Hakekat pengingkaran adalah berpaling ke berhala-berhala atau allah-allah lain yang tidak mempunyai peranan dalam sejarah keselamatan bangsa Israel. Dosa itu diibaratkan sebagai perselingkuhan atau pelacuran yang mencemarkan diri umat pilihan Tuhan ini. Tetapi Tuhan menyebut bangsa ini sebagai "isteri" yang selalu dicintai-Nya dalam suka dan duka, ketika ia berdosa maupun tidak, ketika ia mencemarkan diri atau memelihara kekudusannya.

Nilai utama yang ditekankan Amos ialah kesetiaan Tuhan yang perlu di- tanggapi manusia berdosa. Atau dengan kata lain, manusia berdosa tidak perlu takut untuk kembali kepada Tuhan, karena Tuhan itu murah hati dan penuh belas kasih, sehingga Ia dengan gembira mengampuni dosa-dosa dan menerima kembali umat Allah ke dalam pelukan-Nya. Maka, ketika kepala rumah ibadat itu datang kepada Yesus, tidak dengan iman yang kokoh, Yesus tetap menanggapinya dengan sukarela. Apalagi perempuan malang yang mendekati-Nya dengan keyakinan kokoh, bahwa menjamah jumbai jubah Yesus saja pun bisa membawa kesembuhan.

Kesadaran akan hakekat diri sebagai orang berdosa membuat kita meraih dua rahmat pokok. Pertama, kesadaran itu membuat kita rela bertobat dan membaharui diri, sehingga martabat diri kita dipulihkan dan kita dimasuk- kan ke dalam bilangan sahabat-sahabat Allah. Kedua, ketika kesadaran ktia itu pulih dan kita mengetahui, bahwa kita diampuni, kemanusiaan kita menuntun kita bersyukur di hadapan Tuhan. Ucapan syukur membuktikan tekad kita menjadi manusia baru yang siap dipergunakan Tuhan untuk karya yang lebih besar, yakni memenangi banyak jiwa-jiwa dari kekuasaan kegelapan. Di sini kita bermisi dan mengambil bagian dalam karya Yesus. Masihkah kita mau menolaknya? (ap)

Tuhan Yesus Kristus, doronglah kami senantiasa untuk berpaling dari dosa-dosa, membaharui diri dan menikmati rahmat-Mu. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 145:2-3.4-5.6-7.8-9; R: 8a)

Ref: Tuhan itu pengasih dan penyayang.

  1. Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. Besarlah Tuhan, dan sangat terpuji, kebesaran-Nya tidak terselami.
  2. Angkatan demi angkatan akan memegahkan karya-karya-Mu, dan akan memberitakan keperkasaan-Mu. Semarak kemuliaan-Mu yang agung akan kukidungkan, dan karya-karya-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.
  3. Kekuatan karya-karya-Mu yang dahsyat akan dimaklumkan, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan. Kenangan akan besarnya kebaikan-Mu akan dimasyhurkan, orang akan bersorak-sorai tentang keadilan-Mu.
  4. Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang, penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
 

Anakku baru saja meninggal; tetapi datanglah, maka ia akan hidup Yesus (Mat 9:18-26)

Sekali peristiwa datanglah kepada Yesus seorang kepala rumah ibadat. Ia menyembah Dia dan berkata, “Anakku perempuan baru saja meninggal; tetapi datanglah, letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.” Lalu Yesus pun bangun, dan bersama murid-murid-Nya mengikuti orang itu. Pada waktu itu seorang wanita yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. Karena katanya dalam hati, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata, “Teguhkanlah hatimu, hai anakku, imanmu telah menyelamatkan dikau.” Maka sejak saat itu juga sembuhlah wanita itu.
Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu, dan melihat peniup-peniup seruling serta orang banyak yang ribut, berkatalah Ia, “Pergilah! Karena anak ini tidak mati tetapi tidur!” Tetapi mereka menertawakan Dia. Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk. Dipegang-Nya tangan si anak, lalu bangkitlah anak itu. Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge