Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2016
  MASA BIASA PEKAN 14
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6
  Selasa, 5 Juli 2016
   
 

BERSUKACITALAH BUKAN KARENA ROH-ROH
ITU TAKLUK KEPADAMU, TETAPI KARENA NAMAMU SUDAH TERDAFTAR DI SURGA

 
 
 
Hos 8:4-7.11-13 | Mzm 115:3-10 | Mat 9:32-38

Mereka menabur angin dan akan panen puting beliung (Hos 8:4-7.11-13)

Tuhan bersabda, “Mereka telah mengangkat raja, tapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tapi tanpa setahu-Ku. Bagi dirinya mereka telah membuat berhala-berhala dari emas dan perak. Maka mereka dibinasakan. Aku menolak anak lembumu, hai Samaria. Murka-Ku menyala terhadap mereka! Sampai berapa lama orang-orang Israel ini tidak dapat disucikan? Sebab patung anak lembu itu kan dibuat oleh tukang, dan itu bukan Allah! Sungguh, akan remuklah anak lembu Samaria itu! Mereka menabur angin! Maka mereka akan menuai puting beliung! Gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuhan-tumbuhan itu tidak akan menghasilkan tepung! Dan seandainya menghasilkan, orang-orang asing akan menelannya. Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah, tetapi mezbah-mezbah itu menjadikan mereka berdosa. Sekalipun Kutuliskan banyak pengajaran baginya, semuanya akan mereka anggap sebagai sesuatu yang asing. Mereka menyukai kurban sembelihan. Mereka mempersembahkan daging dan memakannya. Tetapi Tuhan tidak berkenan kepada mereka. Sekarang Tuhan akan mengingat kesalahan mereka dan menghukum dosa mereka. Mereka harus kembali ke Mesir.”

 

HUKUM "tabur tuai" menjadi nilai umum yang banyak diterima dan berlaku di banyak budaya dan bangsa. Apa yang dilakukan terhadap orang lain, itulah yang akan diterima sebagai balasannya. Dalam beberapa agama, karma itu berkaitan dengan bagaimana perbuatan hari ini memiliki pengaruh pada kehidupan yang akan datang. Karena perbuatan yang jahat, orang yang sekarang hidup sebagai penguasa bisa menjadi hamba sesudah reinkarnasi. Sebaliknya, seorang hina yang menyadari diri dan berbuat banyak kebaikan, dalam reinkarnasi ia naik statusnya menjadi seorang penguasa, pemimpin, guru masyaakat, dan sebagainya. Apa yang dibuat menjadi cerminan siapa dirinya yang sebenarnya.

Orang-orang Israel dipilih Tuhan untuk menjadi contoh bagi banyak bangsa, tetapi pola hidup mereka mencerminkan ketegaran hati terhadap kehendak Tuhan. Melalui Nabi Hosea, Tuhan mengingatkan mereka pentingnya ber- sikap patuh kepada kehendak Tuhan, karena semua pengingkaran dalam hal iman dan moral praksis, akan menjadikan mereka budak dosa yang dihukum Tuhan. Namun peringatan Tuhan agaknya tidak diperhatikan. Mereka tetap mengikuti keinginannya, sehingga Tuhan mengatakan, bahwa "mereka harus kembali ke Mesir." Kembali ke Mesir, berarti kembali ke jalan hidup di luar kehendak Tuhan, sebagaimana yang ditunjukkan oleh orang Farisi, yang menyebut Yesus sebagai sekutu setan, ketika Yesus dengan kuasa ilahi-Nya mengusir setan-setan. Orang Farisi menjadi budak dosa, karena menyamakan Yesus dengan setan.

Kita tidak pernah menjadi manusia sempurna, tetapi kita berjuang untuk menjadi sempurna, seperti Bapa di surga itu sempurna. Kita tak memiliki kuasa seperti Yesus, tetapi kita mengakui kuasa Yesus atas diri kita, dan dipanggil untuk melakukan kebaikan atas nama-Nya. Kita didorong oleh Roh Kudus untuk bersaksi tentang kebenaran, sehingga karya dan korban diri Yesus terus berlanjut dan menguduskan dunia yang dipenuhi oleh dosa. Dengan cara itu kita menabur benih-benih rahmat, dan betapa kita berharap agar benih-benih itu menghasilkan buah-buah keselamatan. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, lembutkanlah hati kami, agar kami sanggup memahami karya-Mu dalam peristiwa-peristiwa hidup kami. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 115:3-7ab.8-10; R: 9a)

Ref: Hai umat, percayalah kepada Tuhan.

  1. Allah kita di surga, Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya! Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia.
  2. Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat; mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.
  3. Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan. Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.
  4. Hai Israel, percayalah kepada Tuhan: Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. Hai kaum Harun, percayalah kepada Tuhan! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
 

Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya (Mat 9:32-38)

Pada suatu hari dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Setelah setan diusir, orang bisu itu dapat berbicara. Maka heranlah orang banyak, katanya, “Hal semacam itu belum pernah dilihat orang di Israel!” Tetapi orang Farisi berkata, “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.”
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan mewartakan Injil Kerajaan Surga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu tergeraklah hati Yesus oleh belas kasih kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge