Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2018
  Masa Biasa Pekan 7
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
    1 2 3 4
27 28 29 30 31    

Rabu, 23 Mei 2018
 
  St. Yohanes Baptista di Rossi, pengaku iman  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga praktisi Katolik di dunia digital tidak tergiur dan berani menangkal mentah-mentah tawaran-tawaran yang bermaksud merusak kehidupan bersama dengan berita bohong dan hasutan."
 
 
Yak 4:13-17 | Mzm 49:2-3.6-11 | Mrk 9:38-40

Apakah arti hidupmu? Seharusnya kalian berkata, jika Tuhan menghendakinya (Yak 4:13-17)

Saudara-saudara terkasih, ada di antara kalian yang berkata, "Hari ini atau esok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mencapai untung." Padahal kalian tidak tahu apa yang akan terjadi esok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Seharusnya kalian berkata, "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." Tetapi sekarang kalian memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. Jadi jika orang tahu bagaimana ia harus berbuat baik tetapi tidak melakukannya, ia berdosa.

 
UMAT ISLAM memiliki sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa segala sesuatu hanya terjadi dengan seijin Tuhan, yakni "Insya Allah", jika Tuhan berkenan. Jangan pikir ungkapan itu tidak ada di dalam iman Kristiani. Santo Yakobus menyebutnya sebagai cara beriman yang benar. Bagi orang yang hanya mengandalkan diri, Yakobus mengingatkan, bahwa seharusnya orang bersikap begini, "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu" (Yak 4:15). Manusia merencanakan, Tuhan menentukan.

YOHANES sudah menghakimi, ketika ia datang kepada Yesus dan berceritera tentang seorang yang bukan pengikut Yesus telah mengusir setan dalam nama Yesus. Bagi Yohanes, itu tak boleh terjadi. Tetapi Yesus bersikap lain. Tak ada pekerjaan yang baik yang tidak direstui Tuhan. Karena itu para murid seharusnya tak memandang siapa pelaku perbuatan baik itu tetapi apa yang dia lakukan. Setiap perbuatan baik terjadi seijin Tuhan, sehingga di dalam diri orang itu pun Tuhan berkarya. Para murid tak dapat menghalangi pekerjaan Tuhan, karena Tuhan memiliki penilaian sendiri, siapa yang Dia pergunakan sebagai instrumen-Nya.

KECENDERUNGAN menghakimi seseorang atau peristiwa perlu kita kendalikan dengan baik. Kita mulai dengan menyadari, bahwa tak ada perbuatan baik yang melawan kehendak Tuhan. Seorang yang percaya kepada Tuhan dengan seharusnya menghargai hal-hal yang benar itu. Selanjutnya terbuka kepada penyelenggaraan Tuhan, bahwa Ia dapat memberi anugerah yang berbeda dari yang kita doakan. Dengan menerimanya, kita membebaskan diri dari godaan meninggalkan Tuhan. (ap)

Ingatkanlah kami selalu, ya Tuhan, untuk bersikap rendah hati dan siap menerima penyelenggaraan-Mu dengan penuh kepasrahan. Amin.

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 49:2-3.6-7.8-10.11; R: Mat 5:3)

Ref: Berbagagialah orang yang miskin di hadapan Allah,
        sebab merekalah yang empunya Kerajaan Allah.

  1. Dengarlah, hai bangsa-bangsa sekalian, pasanglah telinga, hai semua penduduk dunia, baik yang hina maupun yang mulia, baik yang kaya maupun yang miskin.
  2. Mengapa aku takut pada hari-hari celaka pada waktu aku dikepung oleh kejahatan para pengejarku, yang percaya akan harta bendanya, dan memegahkan diri karena banyaknya harta kekayaan mereka?
  3. Tidak seorang pun dapat membebaskan diri, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya! Terlalu mahallah harga pembebasan nyawanya, dan tidak terjangkauuntuk selama-lamanya, kalau ia ingin hidup abadi dengan tidak melihat liang kubur.
  4. Sungguh, ia akan melihat, orang-orang yang mempunyai hikmat itu mati, orang-orang bodoh dan dungu pun semuanya binasa dan meninggalkan harta benda mereka untuk orang lain.
 

Barangsiapa tidak menentang kalian, memihak kalian (Mrk 9:38-40)

Pada suatu hari Yohanes berkata kepada Yesus, “Guru, kami melihat seorang yang bukan pengikut kita, mengusir setan dalam nama-Mu. Lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” Tetapi Yesus berkata, “Janganlah kalian cegah dia! Sebab tak seorang pun yang telah mengadakan mukjizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. Barangsiapa tidak melawan kita, ia memihak kita.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge