Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2014
  Hari Raya St. Petrus & St. Paulus
   
Yang satu membuka ladang dan menabur benih, yang lain merawat dan mengambil panenan.

SAYA selalu kagum dengan ketajaman visi para misionaris yang berkarya di Pulau Flores puluhan tahun silam ketika diputuskan untuk memulai pendidikan para calon imam. Sesudah awal yang sederhana di Seminari Sikka yang beralih ke Mataloko, langkah selanjutnya ialah pendidikan seminari tinggi. Sesudah Ledalero dipilih untuk menjadi tempat pendidikan para calon misionaris Serikat Sabda Allah (SVD), dan mulai menghasilkan buah-buah, yang melintas dalam kepala para perintis adalah persiapan untuk pendidikan para calon imam keuskupan. Maka Ritapiret dipilih sebagai seminari tinggi para calon imam projo. Kedua seminari tinggi ini diberi pelindung dua rasul besar yang kita rayakan hari ini: St. Paulus untuk Ledalero dan St. Petrus untuk Ritapiret. Bahu membahu kedua seminari tinggi ini menyiapkan para calon imam yang di kemudian hari menjadi pemimpin umat setempat dan misionaris bangsa-bangsa lain. Sekarang kita melihat, bahwa visi para perintis saat itu terwujud. Banyak imam tamatan kedua seminari tinggi ini menjadi pemimpin umat setempat dan menjadi misionaris yang berkarya di berbagai negara di seluruh dunia.

Kepada Petrus diserahkan tugas memimpin, batu karang yang teguh, landasan kokoh jemaat Kristus. Kepada Paulus diserahkan tugas untuk membawa firman Tuhan menyeberangi batasan iman dan budaya bangsa Israel, menjangkau orang-orang dari berbagai bangsa dan budaya. Karya penggembalaan dan misioner berjalan serentak. Iman tradisional Israel disempurnakan oleh Yesus dan menjadi dasar kokoh umat Allah. Iman yang baru tersebut kemudian disebarkan ke bangsa-bangsa lain, sehingga keselamatan tidak hanya menjadi milik eksklusif orang Israel melainkan semua bangsa manusia yang membuka diri bagi rahmat Allah.

Merayakan pesta St. Petrus dan St. Paulus berarti merayakan tugas kegembalaan dan karya misi. Kedua-duanya membentuk kesatuan integral. Karya kegembalaan yang baik haruslah dilanjutkan dengan karya misioner yang baik, sebaliknya karya misioner yang baik haruslah membentuk karya kegembalaan yang kokoh. Inilah semangat yang perlu dimiliki dan dihayati oleh semua oran Kristiani. Kita bertugas memelihara persekutuan umat, sambil melihat peluang mewartakan keselamatan dalam Yesus. (ap)

  1. Apakah anda menyadari peran anda sebagai gembala dan misionaris Gereja?
  2. Apakah komunitas umat beriman anda juga memiliki semangat serupa? Apa wujudnya?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
4 5 6
1
2
3 4 5
  Minggu, 29 Juni 2014
 
MASA BIASA PEKAN 13
 

DI ATAS BATU KARANG INI KUDIRIKAN JEMAATKU, DAN ALAM MAUT TIDAK AKAN MENGUASAINYA

   
   
   
 
Kis 12:1-11 | Mzm 34:2-9 | 2 Tim 4:6-8.17-18 | Mat 16:13-19

 

Sekarang benar-benar tahulah aku, bahwa Tuhan telah menyuruh malaikatNya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes (Kis 12:1-11)

Waktu terjadi penganiayaan terhadap jemaat, Raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. Ketika ia melihat bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memencarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. Demikianlah Petrus ditahan dalam penjara, tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.
Pada malam sebelum Herodes menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu, prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus, dan cahaya bersinar dalam ruangan itu. Kata malaikat itu, “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. Lalu kata malaikat itu kepadanya, “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Petrus pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya, “Kenakanlah jubahmu dan ikutilah aku!” Lalu ia mengikuti malaikat itu keluar, dan tanpa ia tahu bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi; sangkanya ia melihat suatu penglihatan. Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata, “Sekarang benar-benar tahulah aku, bahwa Tuhan telah menyuruh malaikatNya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes, dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 34:2-9; R: 5)

Ref: Tuhan telah melepaskan daku dari segala kegentaranku.

  1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu, puji-pujian kepadaNya selalu ada dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersuka cita.
  2. Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan namaNya. Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.
  3. Tunjukkanlah pandanganmu kepadaNya maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakan.
  4. Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa, lalu meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung padanya.
 

Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran (2 Tim 4:6-8.17-18)

Saudaraku terkasih, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan, dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil pada hariNya, bukan hanya kepadaku tetapi juga kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya.
Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan pengantaraanku, Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Tuhan akan melepaskan daku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku sehingga aku masuk ke dalam KerajaanNya di surga. Bagi-Nya lah kemuliaan selama-lamanya. Amin.

 

Engkau adalah Petrus. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga (Mat 16:13-19)

Sekali peristiwa, Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi. Ia bertanya kepada murid-muridNya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu yang di surga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaatKu, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga, dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge