Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2014
  MASA PASKAH PEKAN VII
   
Setiap orang punya salib hidup sendiri.
Kenalilah salib anda dan pasrahlah padaNya.

BEBERAPA misionaris yang bertugas di Afrika membagikan pengalaman misinya di sana. Ada yang berkarya di tempat yang sungguh miskin, yang lain di tempat yang sangat kering, yang lain lagi di tempat yang penuh kekerasan dan peperangan antar suku. Pendek tidak menyenangkan bagi kebanyakan orang. Yang menarik, ketika mereka ditanya apakah masih mau kembali ke Afrika, kebanyakan dari mereka dengan penuh semangat menjawab akan segera kembali untuk berada di tengah umatnya. Ketika berada di tengah umat, salib dan penderitaan itu tidak lagi menakutkan melainkan menjadi sumber kegembiraan. Saya menyadari, bahwa masing-masing orang memiliki salib sendiri menurut karunia Tuhan.

Ketika Petrus bertanya kepada Yesus bagaimana nasib Yohanes, Yesus mengatakan, bahwa itu bukan urusan Petrus. Yesus mempunyai rencana sendiri untuk Yohanes. Apakah Petrus cemburu? Sama sekali tidak. Setiap orang mempunyai salib sendiri-sendiri sesuai dengan anugerah Tuhan.

Apakah umat Kristiani mencari-cari salib? Tentu saja tidak. Tak ada orang yang mau beriman agar menderita. Namun di dalam hati kita selalu harus ada kerelaan, bahwa kalau salib dari Tuhan itu datang, kita dengan penuh kepasrahan menjalaninya. Ketika salib itu menyatu sepenuhnya dengan hati kita, nilai penderitaan tenggelam dalam semangat solidaritas, karena kita menderita bersama dengan Tuhan. (ap)

  1. Definisikanlah kembali apa salib anda yang anda terima dengan penuh kepasrahan kepada Tuhan.
  2. Apa buah-buah salib tersebut untuk hidup anda saat ini?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
4 5 6
1
2
3 4 5
  Sabtu, 7 Juni 2014
 
 

TELAH TIBA SAATNYA PERMULIAKANLAH ANAKMU, AGAR ANAK MEMULIAKAN ENGKAU

   
   
   
 
Kis 28:16-20.30-31 | Mzm 11:4-5.7 | Yoh 21:20-25

 

Paulus tinggal di Roma memberitakan Kerajaan Allah (Kis 28:16-20.30-31)

Setelah tiba di Roma, Paulus yang dalam tahanan diperbolehkan tinggal dalam rumah sndiri bersama-sama seorang Prajurit yang mengawalnya. Tiga hari kemudian Paulus memanggil orang-orang terkemuka bangsa Yahudi, dan setelah mereka berkumpul, Paulus berkata, “Saudara-saudara, aku tidak berbuat kesalahan terhadap bangsa kita atau adat istiadat nenek moyang kita! Meskipun demikian aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan kepada orang-orang Roma. Setelah aku diperiksa, mereka bermaksud melepaskan aku, karena tidak terdapat suatu kesalahan pun padaku yang setimpal dengan hukuman mati. Akan tetapi orang-orang Yahudi menentangnya, dan karena itu terpaksalah aku naik banding kepada Kaisar, tetapi bukan dengan maksud untuk mengadukan bangsaku. Itulah sebabnya aku meminta, supaya boleh bertemu dan berbicara dengan kamu, sebab justru karena pengharapan Israel lah aku diikat dengan belenggu ini.”
Dua tahun penuh Paulus tinggal di rumah yang disewanya sendiri itu; ia menerima semua orang yang datang kepadanya. Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.

Mazmur Tanggapan (Mzm 11:4.5.7; R: 7b)

Ref: Orang yang tulus akan memandang wajah-Mu,ya Tuhan.

  1. Tuhan ada di dalam bait-Nya yang kudus; Tuhan, takhta-Nya di surga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.
  2. Tuhan menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. Sebab Tuhan adalah adil, dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.
 

Dialah murid, yang telah menuliskan semuanya ini, dan kesaksiannya itu benar (Yoh 21:20-25)

Setelah Yesus yang bangkit berkata kepada Petrus, “Ikutlah Aku,” Petrus berpaling dan melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus; dia inilah yang berkata, “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?”
Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus, “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Jawab Yesus, Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau, ikutlah Aku.” Maka tersebarlah khabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan, “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”
Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, dan yang telah menuliskannya; dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar. Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu persatu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge