Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
November 2017
  MASA BIASA PEKAN 31
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
      1 2 3
26 27 28 29 30    
  Senin, 6 November 2017
   
 

KAMI BERSYUKUR KARENA KAMU TELAH MENERIMA SABDA ALLAH, DAN SABDA ITU AKAN GIAT BEKERJA DALAM DIRI KAMU

 
 
 
Rm 11:29-36 | Mzm 69:30-31.33-34.36-37 | Luk 14:12-14

Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua (Rom 11:29-36)

Saudara-saudara, Allah tidak pernah menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya. Dahulu kalian tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang kalian mendapat kemurahan karena orang-orang Israel tidak taat. Demikian pun sekarang mereka tidak taat, supaya beroleh kemurahan berkat kemurahan yang telah kalian peroleh. Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.
Allangkah dalamnya kekayaan, kebijaksanaan dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-Nya, tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? Atau siapakah yang pernah memberi Allah sesuatu, sehingga Allah wajib menggantinya? Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, ada karena Allah dan menuju kepada Allah. Bagi Dialah kemuliaan selama-lamanya. Amin.

PENCINTA sinetron Si Doel Anak Sekolahan yang populer di tahun 1990-an pasti masih ingat sosok Sarah yang diperankan oleh Cornelia Agatha. Sarah yang berasal dari keluarga kaya dan dari budaya dan agama yang berbeda, bisa bergaul akrab dengan keluarga Si Doel, representasi masyarakat Betawi, kaum yang terpinggirkan di kota metropolis Jakarta. Kelebihan Sarah ialah penghargaan terhadap manusia, siapapun dia, terlepas dari latar belakang ekonomi, sosial, budaya, agama dan sebagainya. Titik tolak ini memungkinkan dia masuk ke dalam keluarga Si Doel dan menyatu dengan mereka.

MENGHARGAI semua orang merupakan anjuran Kristus bagi tiap orang beriman. Sebagai koreksi terhadap sikap elitis orang-orang Farisi, Yesus mendorong mereka untuk mengundang kaum miskin dan terpinggirkan, jika mengadakan pesta. Ketika mengundang golongan ini, tak ada balasan yang dapat diharapkan. Orang pun segan melakukannya. Hal itu hanya bisa dilakukan, andaikata si pelaku memiliki tujuan mulia, yakni melayani sesama, dilakukan semata-mata demi sukacita orang yang dilayani. Alasannya ialah, mereka itu gambaran diri Tuhan yang harus dihargai. Selain itu, pelayanan kasih tersebut menjadi ungkapan kemurahan Tuhan kepada manusia. Banyak kali manusia tidak setia pada-Nya, tetapi lihatlah, Tuhan selalu setia kepada manusia yang tidak setia itu. Kita menjadi alat untuk mewujudkannya.

MENYIAPKAN diri menjadi instrumen kemurahan Tuhan adalah bagian dari tanggung jawab iman dan merupakan kewajiban setiap orang beriman. Tuhan memberi kita talenta untuk dikembangkan, pertama-tama untuk kesejahteraan kita sendiri, dan demi karya pelayanan bagi sesama. Setiap pelayanan yang kita lakukan tanpa menuntut balas adalah wujud undangan kita kepada kaum miskin dan terpinggirkan. Sukacita yang kita bagi-bagi adalah sukacita dari Tuhan yang mencurahkan rahmat-Nya kepada para hamba-Nya. Janganlah menolak kewajiban tersebut, karena anda sedang dipergunakan Tuhan. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, ingatkanlah kami untuk berbagi sukacita dengan sesama kami, ketika kami Kauberkati dengan rahmat-Mu. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 69:30-31.33-34.36-37; R: 14cd)

Ref: Demi kasih setia-Mu yang besar, jawablah aku, ya Tuhan.

  1. Aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku! Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan lagu syukur.
  2. Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; biarlah hatimu hidup kembali, hai kamu yang mencari Allah. Sebab Tuhan mendengarkan orang-orang miskin dan tidak memandang hina orang-orang-Nya yang ada dalam tahanan.
  3. Sebab Allah akan menyelamatkan Sion dan membangun kota-kota Yehuda, supaya orang-orang diam di sana dan memilikinya; anak cucu hamba-hamba-Nya akan mewarisinya, dan orang-orang yang mencintai nama-Nya akan diam di situ.

Janganlah mengundang sahabat-sahabatmu, melainkan undanglah orang-orang miskin dan cacat (Luk 14:12-14)

Yesus bersabda kepada orang Farisi yang mengundang Dia makan, “Bila engkau mengadakan perjamuan siang atau malam, janganlah mengundang sahabat-sahabatmu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu, atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula, dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. Tetapi bila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, cacat, lumpuh dan buta. Maka engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalas engkau. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge