Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Agustus 2016
  MASA BIASA PEKAN 21
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
31 1 2 3 4 5
28 29 30 31 1 2 3
  Sabtu, 27 Agustus 2016
  St. Monika, ibunda St. Agustinus
 

ADA ORANG YANG TERARKHIR YANG AKAN MENJADI TERDAHULU DAN ADA ORANG YANG TERDAHULU YANG AKAN MENJADI TERAKHIR

 
 
 
1 Kor 1:26-31 | Mzm 33:12-13.18-21 | Mat 25:14-30

Yang lemah dan tak berdaya dipilih Allah (1 Kor 1:26-31)

Saudara-saudara, coba ingatlah bagaimana keadaanmu ketika dipanggil. Menurut ukuran manusia tidak banyak di antara kalian yang bijak, tidak banyak yang berpengaruh, tidak banyak yang terpandang. Namun apa yang bodoh di mata dunia dipilih oleh Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan hina bagi dunia, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Tetapi Allah telah membuat kalian berada dalam Kristus Yesus, dan oleh Dia, Kristus telah menjadi hikmat bagi kita. Dialah yang membenarkan, menguduskan dan menebus kita. Maka, sebagaimana tertulis dalam Kitab Suci, “Barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah dalam Tuhan.”

 

KEJUARAAN Piala Eropa 2016 memunculkan Portugal sebagai juara baru setelah mengalahkan Prancis di final dengan score 1:0. Selain melahirkan juara baru, turnamen tahun ini memunculkan kejutan-kejutan yang luar biasa, seperti penampilan cemerlang tim-tim yang baru pertama kali tampil di kejuaraan besar, seperti Wales dan Islandia. Bagi saya, keberhasilan tim-tim kecil ini merupakan tamparan dan pelajaran yang sangat berharga bagi tim besar, bahwa kualitas manusia jauh lebih penting dan berperanan daripada nama besar tim.

Umat Korintus agaknya kurang percaya diri, mengingat kebanyakan warga mereka datang dari masyarakat biasa. Tidak banyak anggota yang datang dari kalangan terpandang, seperti kelompok berpendidikan tinggi atau kaya, berkuasa secara politik dan sosial. Namun Paulus mengingatkan umatnya, bahwa yang menentukan keselamatan seseorang adalah keputusan Allah, apakah Ia memilih atau menolak seseorang. Iman kepada Kristus lebih tinggi nilainya daripada hikmat intelektual manusia. Pesan tersebut sejalan dengan perumpamaan Yesus tentang talenta. Ukuran untuk menilai baik tidaknya seorang hamba itu terletak bukan pada besar kecilnya hasil, tetapi serius tidaknya ia berupaya mengembangkan talenta-talenta tersebut. Hamba pertama dan kedua sama-sama dihargai karena perjuangan mereka. Andaikata hamba ketiga juga menghasilkan satu talenta dari satu talenta yang dipercayakan kepadanya, ia juga dihargai. Akan tetapi ia justru terpaku pada hikmat manusiawi semata. Apalah arti dua talenta? Toh tidak membawa perubahan. Ia salah. Yang ditekankan ialah bagaimana ia menghargai karunia itu dan memanfaatkannya, sehingga menjadi berkat bagi dirinya dan sesama.

Dibandingkan dengan Agustinus yang pintar dan sukses sebagai orang intelektual, Monika, ibundanya, hanyalah seorang perempuan sederhana yang tidak mampu mengimbangi puteranya. Tetapi ia prihatin dengan jalan yang ditempuh puteranya, penuh dosa dan pengingkaran akan jalan Tuhan. Ia tak bisa beradu kepintaran dengan puteranya, tetapi ia bertekun dalam doa, puasa dan mati raga. Semuanya dilakukan dengan tersembunyi, tekun dan penuh kesabaran. Buahnya adalah pertobatan Agustinus, yang lalu memanfaatkan kepintarannya untuk mendalami dan mengajarkan Sabda Tuhan kepada orang banyak. Talenta kecil Santa Monika membuka pintu bagi tumbuhnya talenta besar Santo Agustinus. Yang kecil dipergunakan Tuhan untuk menyuburkan yang besar. Inilah kekuatan iman yang perlu kita bangun di dalam kehidupan kita. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, sadarkanlah kami agar memanfatkan karunia kecil yang kami miliki demi kemuliaan nama-Mu. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 33:12-13.18-21; R: 12)

Ref: Berbahagialah bangsa yang dipilih Tuhan menjadi milik-pusaka-Nya.

  1. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya! Tuhan memandang dari surga dan melihat semua anak manusia.
  2. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya; Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
  3. Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong dan perisai kita. Ya, karena Dia hati kita bersuka cita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.
 

Karena engkau setia memikul tanggungjawab dalam perkara kecil, masuklah ke dalam kebahagiaan tuanmu (Mat 25:14-30)

Pada suatu hari Yesus mengemukakan perumpamaan berikut kepada murid-murid-Nya, “Hal Kerajaan Surga iitu seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberinya lima talenta, yang seorang lagi dua, dan seorang yang lain lagi satu, masing-masing menurut kemampuannya. Lalu ia berangkat. Segera pergilah hamba yang menerima lima itu. Ia menjalankan uang itu dan memperoleh laba lima talenta. Hamba yang menerima dua talenta pun berbuat demikian, dan mendapat laba dua talenta. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lubang di tanah, lalu menyembunyikan uang tuannya. Kemudian pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. Hamba yang menerima lima talenta datang dan membawa laba lima talenta. Ia berkata, ‘Tuan, lima talenta Tuan percayakan kepadaku. Lihat, aku telah memperoleh laba lima talenta.’ Maka kata tuannya kepadanya, ‘Baik sekali perbuatanmu itu, hamba yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil! Aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.’ Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta katanya, ‘Tuan, dua talenta Tuan percayakan kepadaku. Lihat, aku telah mendapat laba dua talenta.’ Maka kata tuan itu kepadanya, ‘Baik sekali perbuatanmu hamba yang baik dan setia! Karena engkau telah setia memikul tanggungjawab dalam perkara kecil, maka aku akan memberikan kepadamu tanggungjawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.’ Kini datang juga hamba yang menerima satu talenta dan berkata, ‘Tuan, aku tahu bahwa Tuan adalah manusia kejam, yang menuai di tempat Tuan tidak menabur, dan memungut di tempat Tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta Tuan di dalam tanah. Ini, terimalah milik Tuan!’ Maka tuannya menjawab, “Hai engkau, hamba yang jahat dan malas! Engkau tahu bahwa aku menuai di tempat aku tidak menabur, dan memungut di tempat aku tidak menanam. Seharusnya uangku itu kau berikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku akau menerima uang itu serta dengan bunganya. Sebab itu ambillah talenta itu daripadanya, dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Karena setiap orang yang mempunyai, akan diberi sampai ia berkelimpahan, tetapi siapa yang tidak punya, apa pun yang ada padanya akan diambil. Dan buanglah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sana aka nada ratap dan kertak gigi.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge