Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2017
  MASA BIASA PEKAN 12
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
        1 2
25 26 27 28 29 30  
  Minggu, 25 Juni 2017
   
 

KASIH KARUNIA ALLAH YANG BESAR DILIMPAHKAN KE ATAS SEMUA ORANG
KARENA SATU ORANG, YAKNI YESUS KRISTUS

 
 
 
Yer 20:10-13 | Mzm 69:8-10.14.17.33-35; R.14c | Rm 5:12-15 | Mat 10:26-33

Tuhan telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat (Yer 20:10-13)

Aku Yeremia, telah mendengar bisikan banyak orang, "Kegentaran datang dari segala jurusan! Adukanlah dia! Mari kita mengadukan dia!" Semua sahabat karibku mengintai apakah aku tersandung jatuh. Kata mereka, "Barangkali ia membiarkan dirinya dibujuk, sehingga kita dapat mengalahkan dia, dan dapat melakukan pembalasan kita terhadap dia!" Tetapi Tuhan menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh, dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak akan terlupakan! Ya Tuhan, semesta alam, yang menguji orang benar, yang melihat batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mu lah kuserahkan perkaraku. Menyanyilah untuk Tuhan, pujilah Dia! Sebab ia telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat."

KESALAHAN masa lalu seringkali begitu besar pengaruhnya atas hidup seseorang hari ini, sehingga pola pikir dan gaya hidup orang tersebut sama sekali berbelok arahnya. Biasanya nurani orang tersebut tidak mampu memaafkan dirinya sendiri, sehingga sedikit saja sentilan atas luka psikologis ini, ia dapat mengalami trauma kembali ke pengalaman tersebut, dan berpengaruh pada setiap pengambilan keputusan. Rasa bersalah itu begitu besar sehingga ia tidak sanggup melihat betapa orang lain memaafkan dirinya. Orang mungkin sudah bisa menerima kesalahan itu lalu bergerak maju untuk hidup lebih lanjut, tetapi pribadi tersebut masih terkurung dalam labirin rasa bersalahnya.

ST. PAULUS mengingatkan umat di Roma, bahwa karunia belas kasih Allah itu jauh lebih besar daripada pelanggaran Adam. Oleh pelanggaran Adam, semua manusia berada dalam situasi tidak selamat, tetapi seimbang dengan itu, oleh karunia Allah yang terbesar, yakni Yesus Kristus, semua orang memperoleh peluang untuk diselamatkan. Maka Yesus mengingatkan para murid-Nya untuk tidak cemas dengan apa yang terjadi, karena badan bisa binasa, tetapi jiwa tidak akan binasa. Jika seseorang taat pada kehendak Allah dan percaya penuh pada keselamatan yang ada dalam diri Yesus Kristus, kecemasan itu harus dilenyapkan. Jika Tuhan pun bisa memelihara burung pipit dan memberikan hak untuk hidup kepadanya, manusia sebagai mahkota ciptaan-Nya, yang dijadikan menurut rupa-Nya sendiri, pasti akan lebih dijaga dan dipelihara oleh Tuhan. Kecemasan dapat membuat manusia kehilangan iman, dan iman yang runtuh membuka pintu untuk kegelapan berkuasa atas jiwa. Sebagaimana Yeremia tak pernah gentar walau dikurung banyak orang, hendaknya kita tak gentar walau dikepung kegelapan.

HENDAKLAH kita selalu menyadari besarnya belas kasih Tuhan di dalam hidup kita, sehingga hati kita dikuatkan dalam menghadapi berbagai cobaan dan tantangan yang ingin menghencurkan iman kita. Perlawanan atas iman Kristiani semakin meningkat, tekanan datang dari berbagai pihak. Intoleransi sudah sampai pada taraf mengkawatirkan. Diskriminasi sudah menjadi ceritera umum. Bisa dipahami jika umat beriman kawatir tentang masa depannya. Selain upaya-upaya manusiawi, mari kita membangun rantai iman, agar dalam situasi apapun kita dapat saling meneguhkans atu sama lain. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah iman kami, agar seberat apapun salib hidup kami, kami tidak akan berpaling dari pada-Mu. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 69:8-10.14.17.33-35; R: 14c)

Ref: Demi kasih setia-Mu yang besar, jawablah aku, ya Tuhan.

  1. Tuhan, karena Engkaulah aku menanggung cela, karena Engkaulah noda meliputi mukaku. Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku, menjadi orang asing bagi anak-anak ibuku; sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku.
  2. Tetapi aku, aku berdosa kepada-Mu, ya Tuhan, aku bermohon pada waktu Engkau berkenan, ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia! Jawablah aku, ya Tuhan, sebab baiklah kasih setia-Mu, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar.
  3. Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; biarlah hatimu hidup kembali, hai kamu yang mencari Allah! Sebab Tuhan mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya yang ada dalam tahanan. Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.

Karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam (Rm 5:12-15)

Saudara-saudara, dosa telah masuk ke dalam dunia lantaran satu orang, dan karena dosa itu masuklah juga maut. Demikianlah maut telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Sebab sebelum hukum Taurat ada, di dunia ini telah ada dosa. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat. Sungguhpun demikian, dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa, maut telah berkuasa juga atas mereka yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran dari Dia yang akan datang. Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang itu semua orang telah jatuh ke dalam maut, jauh lebih besarlah kasih karunia dan karunia Allah, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang lantaran satu orang, yaitu Yesus Kristus.

 

Janganlah kamu takut kepada mereka yang hanya dapat membunuh tubuh (Mat 10:26-33)

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada kedua belas murid-Nya, "Janganlah kamu takut kepada mereka yang memusuhimu, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka, dan tidak ada sesuatupun yang tertsembunyi yang tidak akan diketahui. Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah dari atas atap rumah. Dan jangan kamu takut kepada mereka yang hanya dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; tetapi takutlah Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh, di dalam neraka. Bukankah burung pipit dijual seduit dua ekor? Namun tak seekorpun dari padanya akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamu pun semuanya telah terhitung. Sebab itu, janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, akan Kuakui di depan Bapa-Ku yang di surga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, dia akan Kusangkal juga di depan Bapa-Ku yang di surga.


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge