Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2017
  MASA PASKAH PEKAN 6
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  1 2 3 4 5
28 29 30 31      
  Minggu, 21 Mei 2017
   
 

IA YANG BENAR TELAH MATI UNTUK ORANG-ORANG YANG TIDAK BENAR, SUPAYA IA MEMBAWA KITA KEPADA ALLAH

 
 
 
Kis 8:5-8.14-17 | Mzm 66:1-3a.4-7a.16.20; R.1 | 1 Ptr 3:15-18 | Yoh 14:15-21

Kedua rasul itu menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus (Kis 8:5-8.14-17)

Waktu terjadi penganiayaan terhadap jemaat di Yerusalem, Filipus pergi ke suatu kota di samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua menerima apa yang diberitakannya itu dengan bulat hati. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan juga orang lumpuh dan timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kita itu.
Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar bahwa tanah Samaria telah menerima Firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke sana. Setibanya di sana, kedua rasul itu berdoa supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab Roh Kudus belum turun atas seorang pun di antara mereka karena hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian, Petrus dan Yohanes menumpangkan tangan di aas orang-orang yang percaya itu dan mereka menerima Roh Kudus.

KOMUNIKASI yang baik di antara anggota KBG (Komunitas Basis Gerejawi) St. Arnoldus Janssen, Sukajadi, telah memungkinkan banyak aktivitas dirancang, baik kegiatan rohani seperti doa, liturgi gereja, latihan koor, ziarah; maupun kegiatan sosial seperti olahraga dan rekreasi. Semua dilakukan dengan bantuan media sosial, terutama WA Group. Selain itu ada juga banyak informasi yang dibagi-bagi, seperti peluang kerja, ceritera inspiratip hingga humor untuk sekedar bersantai. Secara tidak sadar, terbentuk satu kohesi psikologis yang meneguhkan, serta membuat setiap anggota merasa diri tidak berjalan sendirian dalam belantara hidup yang keras dan tidak ramah ini.

PENOLONG yang dijanjikan Kristus adalah Roh Kudus, pribadi ke-3 Allah Tritunggal. Pribadi ini tidak memiliki wujud yang pasti. Di saat Yesus dibaptis, Ia turun sebagai burung merpati (Mat 3:16). Pada waktu Pentekosta, Ia turun dalam rupa lidah api (Kis 2:3). Apa pun wujudnya, Ia selalu berperanan sebagai inspirator bagi umat manusia, agar dapat mengambil bagian di dalam karya besar Allah untuk menyelamatkan manusia. Yesus menjanjikan Penolong itu, yang akhirnya datang kepada mereka di hari Pentekosta. Berkat peneguhan dari Sang Penolong, orang-orang Samaria pun beroleh karunia yang sama berkat penumpangan tangan Petrus dan Yohanes. Namun yang paling penting ialah, kehadiran Sang Penolong ini membuat umat beriman mampu menghadapi semua salib hidup yang datang sebagai konsekuensi iman mereka. Ingat pengalaman Yesus. Sebagai manusia Ia mati dibunuh, tetapi Ia kemudian bangkit lagi. Inilah hadiah yang diraih orang-orang yang percaya pada kebangkitan.

SUKACITA warga KBG-ku, St. Arnoldus Janssen, bukan sekedar fenomena manusiawi belaka, tetapi didorong oleh kesadaran untuk berbagi dalam kasih persaudaraan Kristiani. Tak dapat kita sangkal, bahwa ini adalah karunia Roh yang terwujud secara nyata dalam hidup. Fenomena sederhana ini haruslah terus dibina agar memberi makna yang lebih dalam. Alangkah indahnya kalau sekali waktu kasih persaudaran ini menuntun kita ke pengalaman mistik iman, di mana kasih Kristus yang dialami mengubah hidup banyak orang. Untuk itu kita perlu membangun keyakinan diri, bahwa jika Tuhan menghendaki, kita dapat juga berperan sebagai pembagi cinta-Nya. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, ingatkanlah kami agar tetap berpegang teguh pada salib, seperti Engkau setia sampai akhir hayat-Mu. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 66:1-3a.4-7a.16.20; R: 1)

Ref: Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi.

  1. Bersoraklah bagi Allah, hai seluruh bumi; mazmurkanlah kemuliaan namaNya, muliakanlah dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah, “Betapa dahsyat pekerjaanMu!”
  2. Seluruh bumi sujud menyembah kepadaMu, dan bermazmur bagiMu, seluruh bumi memazmurkan namaMu. Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.
  3. Ia mengubah laut menjadi kering, dan oran gberjalan kaki menyebe-rang sungai. Oleh sebab itu kita besukaria karena Dia, yang meme-rintah dengan perkasa untuk selama-lamanya.
  4. Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takwa pada Allah. Aku hendak menceriterakan apa yang dilakukanNya terhadapku. Terpuliah Allah yang tidak menolak doaku, dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

Yesus telah dibunuh dalam keadaanNya sebagai manusia, tetapi dibangkitkan menurut Roh (1 Ptr 3:15-18)

Saudara-saudara terkasih, kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Bersiapsedialah terhadap saat untuk memberi pertanggungjawaban kepada tiap-tiap orang yang meminta dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu. Tetapi semua itu haruslah kamu lakukan dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, mereka yang memfitnah kamu menjadi malu karena fitnahan mereka itu. Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendak Tuhan, daripada menderita karena berbuat jahat. Sebab Kristus pun telah mati satu kali untuk segala dosa kita. Ia yang benar telah mati untuk orang-orang yang tidak benar supaya Ia membawa kita kepada Allah. Ia telah dibunuh dalam keadaanNya sebagai manusia tetapi dibangkitkan menurut Roh.

 

Aku akan meminta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain (Yoh 15:15-21)

Pada perjamuan malam terakhir, Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu. Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku akan datang kembali kepadamu. Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi. Tetapi kamu melihat Aku sebab kamu akan tahu, bahwa Aku ada di dalam BapaKu dan bahwa kamu ada di dalam Aku, dan Aku ada di dalam kamu. Pada waktu itu lah kamu akan tahu, bahwa Aku ada di dalam BapaKu, bahwa kamu ada di dalam Aku, dan Aku ada di dalam kamu. Barangsiapa memegang perintahKu dan melakukannya, dia lah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh BapaKu, dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKu kepadanya.


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge