Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2017
  MASA PASKAH PEKAN 4
 
gyb
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  1 2 3 4 5
28 29 30 31      
  Jumat, 12 Mei 2017
   
 

GEMBALA YANG BENAR MEMANGGIL
DOMBA-DOMBANYA MENURUT NAMANYA
DAN MENUNTUN MEREKA KELUAR

 
 
 
Kis 13:26-33 | Mzm 2:6-11 | Yoh 14:1-6

Janji telah digenapi Allah dengan membangkitkan Yesus (Kis 13:26-33)

Dalam perjalanannya, Paulus sampai di Antiokhia di Pisidia. Di rumah ibadat Yahudi di sana Paulus berkata, “Hai saudara-saudaraku baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan sudah disampaikan kepada kita. Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Yesus, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. Dan meskipun mereka tidak menemukan sesuatu yang dapat menjadi alas an untuk hukuman mati, namun mereka telah meminta kepada Pilatus supaya Yesus dibunuh. Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. Tetapi Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi saksi-Nya bagi umat ini. Dan kami sekarang memberitakan khabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku lah Engkau! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan.”

BERSAKSI tentang Yesus yang bangkit untuk menyelamatkan banyak orang, membutuhkan keberanian dan terutama iman yang teguh tak tergoyahkan. Kebangkitan itu menyimpang dari hukum biologi manusia, karena itu orang yang memberi kesaksian harus betul memahaminya, baik dengan nalar maupun dengan iman. Di sini iman memainkan peranan penting, karena walaupun tidak melihat langsung kebenaran, seseorang masih tetap bisa berjalan di jalan yang benar. Melalui iman inilah Tuhan mewahyukan diri kepada umat Allah. Iman pula yang menjadi ukuran, apakah warta keselamatan itu dapat diterima atau ditolak. Paulus membuktikan hal itu melalui pertobatan dan kini melalui pewartaan.

KEPADA Tomas dan murid-murid lain, Yesus menyatakan diri-Nya sebagai jalan, kebenaran dan hidup. Melalui diri-Nya, Bapa datang kepada manusia dan manusia menemukan tuntunan kepada Bapa Surgawi. Di dalam diri Yesus ada kebenaran, sebab Dia itu Sabda Tuhan yang menjadi manusia; yang sudah ada sejak awal mula, sekarang ada dan akan ada; kebenaran yang diperjuangkan dengan darah, wafat dan kebangkitan, puncak dari kebenaran yang difirmankan Allah, bahwa manusia ciptaan-Nya berhak untuk meraih keselamatan dalam Kerajaan Abadi. Di dalam Yesus ada hidup, bahkan diri-Nya adalah kehidupan itu sendiri. Tanpa Yesus, manusia tidak akan menggapai kehidupan, karena jiwa yang tidak menyatu dengan Yesus berada dalam genggaman kegelapan. Yesus sangat penting bagi kehidupan manusia. Tanpa Dia, tak ada pemenuhan rencana keselamatan Allah.

BAGAIMANA kita bisa menemukan jalan, kebenaran dan hidup itu? Jawabannya sama dengan yang di atas, yakni iman. Hanya dengan iman, kita bisa menerima Yesus, baik sebagai pribadi sejarah maupun pribadi inkarnatip, Sabda yang menjadi manusia. Karena iman itu pula kita sanggup mencerna misteri Allah dan alasan Ia melakukan segala yang diperlukan untuk membawa keselamatan kepada semua orang. Karena itu, tugas pokok kita di sini ialah membangun iman yang berbobot, yang memberi inspirasi dan kekuatan bagi kita untuk hidup dan melayani. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, beri kami kesadaran untuk mencari senantiasa diri-Mu, jalan, kebenaran dan hidup yang kami andalkan. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 2:6-11; R: 7)

Ref: Anak-Ku lah engkaku! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.

  1. “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan; Ia berkata kepadaku: Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.”
  2. “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, dan memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”
  3. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

Akulah jalan, kebenaran dan hidup (Yoh 14:1-6)

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu. Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana.” Kata Tomas kepada-Nya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi, jadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?” Kata Yesus kepada-Nya, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge