Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2016
  MASA PASKAH PEKAN 2
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 31 1
24 25 26 27 28 29 30
  Selasa, 5 April 2016
   
 

KARENA ENGKAU MELIHAT MAKA ENGKAU PERCAYA, BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA

 
 
 
 
Kis 4:32-37 | Mzm 93:1-2.5 | Yoh 3:7-15

Mereka sehati dan sejiwa (Kis 4:32-37)

Kumpulan orang yang telah percaya akan Yesus sehati dan sejiwa. Dan tidak seorang pun yang berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus, dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang berlimpah-limpah. Di antara mereka tidak ada seorang pun yang berkekurangan. Karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul, lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai keperluannya. Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus. Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

 

KEDATANGAN Nikodemus diterima dengan baik oleh Yesus. Mengingat Nikodemus orang berpendidikan, Yesus berani mengungkapkan makna dan jalan keselamatan yang harus dilewati oleh orang beriman. Jalan itu disebut sebagai “kelahiran kembali”, sebuah gagasan yang bahkan orang intelektual sekaliber Nikodemus pun tidak dapat memahaminya. Tentu Yesus tidak bermaksud mengatakan, bahwa orang harus masuk kembali ke rahim ibunya untuk dilahirkan kembali. Ia merujuk ke pembaharuan oleh air dan roh (Yoh 3:5), yakni karunia khusus bagi orang yang percaya, melalui pembaptisan dan pencurahan Roh Kudus. Dengan demikian ia menjadi manusia baru yang melekat pada Kristus, serta membangun persaudaraan baru yang bersumber dari iman untuk meraih keselamatan.

Mengapa Nikodemus memperoleh karunia istimewa ini? Karena kerendahah hatinya. Ia menanggalkan kesombongan elitis untuk mendengarkan sisi lain dari iman. Bagi Tuhan, kerendahan hati layak diganjari dengan rahmat yang sesuai dengan kualitasnya. Nikodemus tidak membutuhkan mujizat perbanyakan roti, atau pengusiran roh jahat. Nikodemus membutuhkan penyempurnaan imannya yang dibentuk melalui proses pendidikan dan pelatihan diri. Pandangan mistik Yesus melengkapi iman yang dibangun melalui akal budi. Belas kasih Yesus tercurah ke atas Nikodemus.

Belas kasih Tuhan inilah sebuah nilai yang perlu terus menerus kita perjuangkan. Sebagai manusia, kita terlalu sering jatuh ke dalam dosa, terlalu lemah untuk terus menerus berpegang pada jalan keselamatan yang sangat menuntut pola hidup penuh mati raga. Sambil terus berjuang untuk mencapai taraf minimal standar iman ini, kita perlu bersandar pada belas kasih Kristus. Semoga seperti Nikodemus, kita pun mengalami belas kasihNya yang membebaskan. (ap)

Tuhan, tumbuhkanlah semangat rendah hati, agar kami selalu mencari kehendakMu, di tengah keangkuhan dunia masa kini. Amin!

(c) 2016 bbss - twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 93:1ab.1c-2.5; R: 1a)

Ref: Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan!

  1. Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, dan kekuatanlah ikat pinggang-Nya.
  2. Sungguh, telah tegaklah dunia, tidak lagi goyah! Tahta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada.
  3. Peraturan-Mu sangat teguh; bait-Mu berhiaskan kekudusan, ya Tuhan sepanjang masa.
 

Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dar surga, yaitu Anak manusia (Yoh 3:7-15)

Dalam percakapannya dengan Nikodemus, Yesus berkata, “Janganlah engkau heran karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau; engkau mendengar bunyiny, tetapi engkau tidak tahu darimana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya tiap-tiap yang lahir dari Roh.” Nikodemus menjawab, katanya, “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?” Jawab Yesus, “Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui, dan kami bersaksi tentang apa yang yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami. Kamu tidak percaya waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal surgawi? Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge