Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2015
  MASA ADVEN PEKAN 1
   
Memelihara Harapan Yang Kokoh

SERUAN Nabi Yesaya tidak hanya menekankan pentingnya pertobatan umat Israel, tetapi juga harapan akan keindahan dan ketenangan hidup di bawah perlindungan Tuhan bagi mereka yang setia pada janji keselamatan Tuhan. “Pada waktu itu orang-orang tuli akan mendengar perkataan-perkataan sebuah kitab, dan lepas dari kekelaman dan kegelapan, mata orang-orang buta melihat”, kata Yesaya (Yes 29:18). Walaupun lebih bermakna alegoris, nubuat ini akhirnya dipenuhi secara harafiah oleh Yesus Kristus. Ketika mendengar seruan dua orang buta itu, Yesus langsung bergerak untuk menolong, hanya dengan satu tuntutan, yakni pengakuan iman. Keduanya menyatakan imannya dengan sungguh-sungguh, karunia kesembuhan pun mereka peroleh.

Keselarasan antara nubuat Yesaya dan karya konkrit Yesus Kristus ternyata tidak membuat hati banyak orang Israel tergerak. Mereka lebih memilih tetap tenggelam dalam pengetahuan dan tradisi tua yang mereka hidupi selama berabad-abad, yang sudah memberi mereka identitas sebagai bangsa dan kenyamanan sebagai umat beriman. Tapi, apakah itu sungguh sebuah kenyamanan? Ya, tetapi semu. Karena kenyamanan sejati terletak dalam persekutuan dengan Tuhan. Itu yang tidak sempat dipahami oleh orang-orang Israel, sehingga mereka tetap menolak Yesus.

Sebagai orang Kristiani, kita wajib menajamkan suara hati, agar kebutaan hati kita sendiri dapat disembuhkan oleh Yesus. Ada banyak cara Tuhan berkarya bagi kita, baik melalui orang-orang maupun peristiwa alam, namun suara hati dapat dikatakan sebagai jalan terpendek yang dapat kita alami secara langsung. Perlulah setiap hari kita datang kepadaNya dan memohon, “Tuhan, semoga aku dapat melihat.” (ap)

  1. Apa wujud-wujud kebutaan mata iman yang dapat anda temukan dalam hidup?
  2. Apa bentuk karunia Tuhan yang menyembuhkan kebutaan rohaniah tersebut?

(c) bbss 2015 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
29 30 1 2 3 4
27 28 29 30 31 1 2
  Jumat, 4 Desember 2015
     
 

APABILA SEMUANYA ITU MULAI TERJADI, BANGKITLAH DAN ANGKATLAH MUKAMU, SEBAB PENYELAMATMU SUDAH DEKAT

   
   
   
 
Yes 29:17-24 | Mzm 27:1.4.13-14 | Mat 9:27-31

 

Pada waktu itu orang-orang buta akan melihat (Yes 29:17-24)

Beginilah firman Tuhan, “Tiada lama lagi Libanon akan berubah menjadi kebun buah-buahan, kebun subur selebat hutan. Pada waktu itu orang-orang tuli akan mendengar sabda sebuah kitab, dan mata orang-orang buta akan melihat, lepas dari kekelaman dan kegelapan. Orang-orang sengsara akan bersukaria dalam Tuhan dan orang-orang miskin di antara manusia akan bersorak-sorai di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel. Sebab orang yang gagah sombong akan lenyap dan orang pencemooh akan habis. Semua orang yang berniat jahat akan dilenyapkan, yaitu mereka yang begitu saja menyatakan seorang berdosa di dalam suatu perkara, yang memasang jerat terhadap orang yang menegur mereka di pintu gerbang, dan yang menyalahkan orang benar dengan alasan yang dibuat-buat.” Sebab itu beginilah firman Tuhan, Allah kaum keturunan Yakub, yang telah membebaskan Abraham, “Mulai sekarang Yakub takkan lagi mendapat malu, dan mukanya tidak lagi pucat. Sebab keturunan Yakub akan melihat karya tanganKu di tengah-tengah mereka, dan mereka akan menguduskan namaKu. Mereka akan menguduskan Yang Kudus, Allah, dan mereka akan gentar terhadap Allah Israel. Pada waktu itu orang-orang yang sesat pikiran akan mendapat pengertian, dan mereka yang bersungut-sungut akan menerima pengajaran.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 27:1.4.13-14; R: 1a)

Ref: Tuhan adalah terang dan keselamatanku.

  1. Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar?
  2. Suatu hal telah kuminta kepada Tuhan, satu inilah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya.
  3. Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan!
 

Dua orang buta disembuhkan karena percaya kepada Yesus (Mat 9:27-31)

Sekali peristiwa ada dua orang buta mengikuti Yesus sambil berseru-seru, “Kasihanilah kami, hai Anak Daud!” Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang itu kepadaNya. Yesus berkata kepada mereka, “Percayakah kalian, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab, “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata, “Terjadilah padamu menurut imanmu.” Maka meleklah mata mereka. Lalu dengan tegas Yesus berpesan kepada mereka, “Jagalah, jangan seorang pun mengetahui hal ini.” Tetapi mereka keluar dan memashyurkan Yesus ke seluruh daerah itu.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge