![]() |
|
|||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642 | SEARCH:
|
|||||||
| SVD Batam | SOVERDIA (Awam SVD) | Pelayanan Kitab Suci | Pelayananan Internasional | Liturgi dan Devosi | Tirta Wacana |
|---|
![]() |
Firman Tuhan untukku hari ini... |
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah. Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen) |
||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5) | ||||||
Februari 2014 |
MASA BIASA |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
PEKAN KE-5 | ![]() |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
HENDAKNYA TERANGMU BERCAHAYA DI DEPAN SEMUA ORANG, AGAR MEREKA MELIHAT PERBUATANMU YANG BAIK DAN MEMULIAKAN BAPAMU YANG DI SURGA |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1 Raj 8:22-23.27-30 | Mzm 84:3-5.10-11 | Mrk 7:1-13 |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Engkau telah bersabda, "NamaKu akan tinggal di sana." Dengarkanlah permohonan umatMu Israel (1 Raj 8:22-23.27-30) Pada hari pentahbisan rumah Allah, Raja Salomo berdiri di depan mezbah Tuhan di hadapan segenap jemaah Israel. Ia menengadahkan tanganNya ke langit lalu berkata, "Ya Tuhan, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah. Engkau memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hambaMu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapanMu. Benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Engkau, apalagi rumah yang kudirikan ini! Karena itu berpalinglah kepada doa dan permohonan hambaMu ini, ya Tuhan Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba panjatkan di hadapanMu pada hari itu! Kiranya siang malam mataMu terbuka terhadap rumah ini, terhadap tempat yang tentangnya Kaukatakan, 'NamaKu akan tinggal di sana.' Dengarkanlah doa yang hambaMu panjatkan di tempat ini. Dan dengarkanlah permohonan hambaMu dan umatMu Israel, yang mereka panjatkan di tempat ini. Dengarkanlah dari tempat kediamanMu di surga. Dan apabila Engkau mendengarnya maka Engkau akan mengampuni." |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mazmur Tanggapan (Mzm 84:3-5.10-11; R: 2) Ref: Betapa menyenangkan kediamanMu, ya Tuhan semesta alam.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kamu mengabaikan perintah Allah untuk berpegang pada adat istiadat manusia (Mrk 7:1-13) Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat beberapa murid Yesus makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi – seperti orang-orang Yahudi lainnya – tidak makan tanpa membasuh tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat-istiadat nenek moyang. Dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas tembaga. Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-muridMu tidak mematuhi adat-istiadat nenek moyang kita? Mengapa mereka makan dengan tangan najis?” Jawab Yesus, kepada mereka, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu. Percuma mereka beribadat kepadaKu, sebab ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| HARI SEBELUMNYA | INDEX | HARI BERIKUTNYA | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta) |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge |
|||