Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
 OPINI
"Aku sepenuhnya menyerahkan diriku kepada kehendak Tuhan dan membiarkan Ia mewujudkan keinginanNya atas diriku. Jika Ia mengijinkan sesuatu yang lebih berat menimpa diriku, aku masih tetap siap sedia dan menerima semuanya dari tanganNya "
(Arnoldus Janssen)

"Tugas kita yang paling utama ialah mewartakan Sabda. ... Pewartaan kita haruslah demikian rupa, sehingga ia memancarkan keagungan Kabar Gembira, dan dengan demikian orang dapat mengakui amanat Allah dalam kata-kata kita" (Konstitusi SVD 107)


MISI SVD BATAM:
Sebuah "test case" Passing Over Misioner

   
oleh Aurelius Pati Soge
halaman 4 dari 5
 
 
 

2.3. Bible Centre sebagai bendera misi SVD yang baru.

Dalam Kapitel Distrik untuk mempersiapkan Kapitel Provinsi SVD Jawa 2012, Komunitas SVD Distrik Sumatera memutuskan untuk menjadikan pelayanan di Bible Centre Batam sebagai sebuah prioritas. Prioritas ini tidak berhasil dijadikan prioritas karya provinsi, ketika anjuran ini gugur dalam Kapitel Provinsi. Namun dalam skala lokal, Bible Centre tetap menjadi perhatian.

Dalam merumuskan identitasnya, Bible Centre memberi dirinya nama baru, yakni TIRTA WACANA: SVD Bible Centre, Pusat Pelayanan Rohani Katolik. VISI yang diusung oleh Bible Centre adalah “ Pusat pelayanan rohaniah yang berakar pada spiritualitas Trinitaris, inklusif dan menyerukan semangat pewartaan dalam terang Dialog Profetis”, dengan misi sebagai berikut:

  • Membangun basis pelayanan iman bagi umat Katolik, agar mencintai dan menghayati Sabda Tuhan, terlibat aktif dalam karya misioner Gereja dan kerasulan tata dunia.
  • Membangun komunikasi ekumenik antar gereja dan dialogal dengan semua golongan agama dan penganut ideologi-ideologi sekular.
  • Melayani kerohanian kelompok-kelompok kategorial.
  • Membangun jembatan keramahtamahan sosial dan keutuhan alam ciptaan.

Konsep dasar ialah memadukan matra-matra khas dan mitra-mitra dialog dalam satu wadah pelayanan. Maka, selama belum ada kesepakatan kerja lanjut antara tarekat dengan keuskupan, bingkai pelayanan SVD di Batam akan berwujud sebagai berikut:

  1. Pelayanan Kitab Suci . Kursus-kursus regular dan pengajaran tentang Kitab Suci ditawarkan untuk semua pihak yang berminat. Penekanannya adalah semakin menyebarluaskan rasa cinta Kitab Suci di lingkungan umat Kristiani (Katolik pada khususnya). Harapan utama ialah agar umat semakin mengenal, membaca, merenungkan dan mewujudkan ajaran-ajaran Kitab Suci di dalam hidup, sehingga dapat tercapai suatu tahapan, di mana Kitab Suci akan menjadi bagian integral dari identitas spiritualitas pribadi, keluarga dan umat, yang otomatis akan mempengaruhi hidup dan karya umat beriman itu sendiri. Perlu diperhatikan di sini, bahwa pelayanan ini tidak menyentuh aspek-aspek pastoral yang berkaitan langsung dengan organigram pelayanan parokial. Dalam hal ini, komunitas SVD hanya mengambil peranan kalau diminta oleh paroki-paroki.
  2. Gerakan Awam Misioner . Sejalan dengan keputusan Kapitel Jendral XVII, 2012, kelompok awam Soverdia Batam berbenah diri. Tahun 2013 disepakati sebagai tahun formasi (pendidikan) para anggota. Ada empat tema pokok yang diusung dalam empat kali pertemuan (week-end), yakni (1) Warisan Spiritualitas Generasi Pendiri, (2) Spiritualitas Misioner Gereja, (3) Hidup dan Karya Misi SVD Masa Kini, dan (4) Awam Misioner. Para peserta diarahkan untuk lebih mengenal spiritalitas dan misi SVD sejak generasi pendiri hingga kini, serta memahami tanggung jawab misioner yang perlu dijalaninya sebagai umat Katolik. Sasaran terjauh ialah, agar para anggota gerakan awam misioner ini dapat menjadi rasul-rasul awam, partner handal misionaris SVD di masa mendatang.
  3. Pelayanan spiritualitas umum, doa dan devosi . Kendatipun belum memiliki fasilitas yang memadai, Bible Centre tidak sepi dari kegiatan. Ada banyak orang yang menggunakannya sebagai tempat pembinaan iman. Komunitas SVD menawarkan pelayanan pendampingan rohani, doa dan devosi. Secara tradisional, misa Jumat Pertama dan Senin Ketiga selalu diselenggarakan. Demikian juga adorasi silih dosa pada hari Kamis sebelum Jumat Pertama. Sementara itu, digiatkan dua macam devosi yang populer dihayati di seluruh dunia, yakni Maria Bunda Penolong Abadi (Mary, Mother of Perpetual Help) dan Kerahiman Ilahi (Divine Mercy).
    • Maria Bunda Penolong Abadi : diwujudkan dalam seri novena pada hari Rabu. Satu seri dijalankan selama sembilan hari Rabu berturut-turut, yang akan dilanjutkan pada seri berikut. Diperkirakan dalam satu tahun ada tiga atau empat seri novena.
    • Kerahiman Ilahi : pengajaran dan pendalaman tentang Kerahiman Ilahi yang mencakupi tiga tema, yakni (1) Kerahiman Ilahi dalam Kitab Suci, (2) Spiritualitas Gerakan Kerahiman Ilahi, dan (3) Pelayanan Misioner Gerakan Kerahiman Ilahi. Masing-masing tema dibicarakan dalam bulan Januari, Februari dan Maret, yang akan dipuncaki dengan Ekaristi Kerahiman Ilahi pada hari Minggu sesudah Paskah. Sedangkan praktek kerahiman Ilahi secara individu dibantu dengan penyebaran brosur doa dan sebagainya.
  4. Pusat Animasi Misi dan Kaderisasi Rasul Awam . Walaupun belum ada langkah-langkah konkrit, di masa depan Bible Centre bisa menjadi pusat studi dan kaderisasi kaum awam, teristimewa untuk bidang-bidang sosial, ekonomi dan politik. Studi ilmiah, seminar dan diskusi bisa dirancang untuk meningkatkan mission awareness kaum awam dalam aneka bidang kehidupan. Ketika mempersiapkan Sinode Keuskupan Pangkalpinang, 2012, temuan tim peneliti sangat menarik, yakni “Umat Paroki St. Petrus Lubuk Baja itu sudah berkomunio tetapi belum bermisi” (Angus, A, 2011). Temuan ini secara tidak langsung menampar karya pelayanan SVD di pulau ini. SVD sukses membangun komunitas umat tetapi belum cukup berhasil menularkan semangat misi yang justru menjadi identitas tarekat. Maka karya animasi misi menjadi sebuah sumbangan yang bagus untuk memperkaya khazanah rohaniah umat di tempat ini.
  5. Pelayanan-pelayanan kategorial lain seperti komunitas internasional serta kelompok-kelompok umat lain diselenggarakan dalam koordinasi pelayanan pastoral paroki St. Petrus, Lubuk Baja, karena pihak keuskupan menegaskan, bahwa bidang ini masuk dalam bingkai pastoral paroki. Dengan kata lain, komunitas SVD hanya melayani kalau diminta oleh pihak paroki.

Bible Centre, Sukajadi, Batam
 
Secara sepintas, upaya redefinisi peranan misi komunitas ini bisa dinilai tidak lebih daripada struggle for life, namun jika dengan seksama didalami dan direnungkan, akan nampak sebuah pendalaman spiritualitas misi garis depan (frontier). Setelah proses discernment yang lama dan tenang, penulis bahkan berani untuk mengatakan, bahwa berakhirnya kesepakatan kerja antara Keuskupan Pangkalpinang dan Provinsi SVD Jawa, merupakan sebuah tantangan penerapan semangat passing over yang begitu sering dilihat sebagai kunci perwujudan hakekat SVD sebagai tarekat misi perintis. Dengan demikian, pengalaman ini dapat diberi wajah baru, beralih dari kepahitan emosional menuju pemurnian spiritualitas misi dan implementasinya. ................ SELANJUTNYA
 
     
PAGE 1, 2, 3, 4, 5
 
 
 
 

LIHAT ARTIKEL LAIN

 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge