Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2014
  MASA NATAL
   
Tetaplah waspada di tengah sukacita, karena di balik itu selalu ada salib yang perlu diwartakan

KEGEMBIRAAN Natal masih di depan mata, Gereja sudah mengajak kita untuk merenungkan kemartiran Stefanus. Dalam liturgi hari ini, kisah martir pertama tersebut mengingatkan kita akan sisi lain dari penghayatan iman. Pada satu sisi, iman itu perlu menjadi sumber sukacita sejati dan memberi inspirasi untuk seluruh hidup, baik jasmaniah maupun rohaniah. Pada sisi lain, iman pada Kristus selalu menyatu dengan salib, karena penolakan yang dialami Kristus akan menjadi bagian integral dari kehidupan para murid. “Karena Aku kamu akan digiring ke muka penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah”, kata Yesus (Mat 10:18).

Peringatan Yesus di atas sangat tepat dan mengingatkan para murid untuk tidak tenggelam dalam kegembiraan yang berlebihan hingga melupakan sisi lain dari spektrum iman. Ingat pesan Yesus ketika tujuh puluh murid kembali dari perutusannya dan berceritera, bahwa setan-setan pun taat pada mereka. Menanggapi itu Yesus berkata, “Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersuka-citalah karena namamu ada terdaftar di sorga” (Luk 10:20). Untuk bisa masuk ke sorga, para murid akan mengalami banyak penolakan, seperti yang dialami secara tragis oleh Stefanus.

Sebagai manusia, kita berharap agar karena iman yang kita miliki, Tuhan berkenan menolong kita dan membuat kita hidup lebih baik, tenang, penuh kedamaian dan kebahagiaan. Itu juga yang dijanjikan Tuhan, namun Tuhan juga menghendaki agar kita melihat salib sebagai sisi iman yang membawa kepenuhan. “Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku” (Mat 10:38). (ap)

  1. Apa pesan kisah kemartiran Stefanus bagi perkembangan hidup iman anda?
  2. Adakah kemartiran yang melibatkan diri anda saat ini?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge


st stephen
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
30 1 2 3 4 5
28 29 30 31 1 2 3
  Jumat, 26 Desember 2014
christmas2014
 
Pesta St. Stefanus, martir pertama
 

FIRMAN ITU TELAH MENJADI MANUSIA
DAN TINGGAL DI ANTARA KITA

   
   
   
 
Kis 6:8-10; 7:54-59 | Mzm 31:3c-4.6.8a.16b.17 | Mat 10:17-22

 

Aku melihat langit terbuka (Kis 6:8-10; 7:54-69)

Sekali peristiwa, Stefanus, yan gpenuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. Tetapi tampillah beberapa orang dari jemaat Yahudi, yang disebut jemaat orang Libertini - anggota jemaat ini adalah orang-orang dari Kirene dan Alezandria - Mereka tampil dan bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang ini bersoal jawab dengan Stefanus, tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmat Stefanus dan Roh Kudus yang mendorong dia berbicara.
Mendengar semua yang dikatakan Stefanus, para anggota Makhamah Agama sangat tertusuk hatinya. Maka mereka menyambutnya dengan kertakan gigi. Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit. Ia melihat kemuliaan Allah dan Yesus yang berdiri di sebelah kanan Allah. Maka katanya, "Sungguh, aku melihat langit terbuka, dan Anak manusia berdiri di sebelah kanan Allah."
Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serempak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota lalu melemparinya dengan batu. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang pemuda yang bernama Saulus. Sementara dilempari, Stefanus berdoa, "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku."

Mazmur Tanggapan (Mzm 31:3c-4.6.8a.16b.17; R: 6a)

Ref: Ke dalam tanganMu, ya Tuhan, kuserahkan nyawaku.

  1. Jadilah bagiku gunung batu tempat berlindung, dan kubu pertahanan untuk menyelamatkan daku! Sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku; oleh karena namaMu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.
  2. Ke dalam tanganMu kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia. Aku akan bersorak-sorai dan bersukacita karena kasih setiaMu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku.
  3. Lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan bebaskanlah dari orang-orang yang mengejarku! Buatlah wajahMu bercahaya atas hamba-hambaMu, selamatkanlah aku oleh kasih setiaMu!
 

Karena Aku, kamu akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja (Mat 10:17-22)

Pada waktu mengutus murid-murid-Nya, Yesus berkata, “Waspadalah terhadap semua orang! Sebab ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama; dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. Karena Aku, kamu akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berbicara, melainkan Roh Bapamu; Dialah yang akan berbicara dalam dirimu. Orang akan menyerahkan saudaramu untuk dibunuh; demikian juga seorang ayah akan menyerahkan anaknya. Anak-anak akan memberontak terhadap orangtuanya dan akan membunuh mereka. Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya, akan selamat.”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge