Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2014
  MASA BIASA PEKAN 26
   
Kita tidak berjalan sendirian di jalan kelam

KETIKA masih di sekolah dasar, saya harus melintasi kuburan dan satu pohon besar untuk sampai ke sekolah. Sesuai dengan kepercayaan lokal, kuburan adalah tempat arwah sementara pohon besar adalah tempat roh- roh halus yang biasa menggoda manusia. Sebagai anak kecil saya sangat takut lewat di tempat tersebut. Tetapi ibu selalu punya cara jitu untuk mem-besarkan hati. Ia berdiri di ujung jalan dan terus mengikuti saya dengan matanya. Setiap kali saya menoleh ke belakang dan melihat ibu ada di sana, hati terasa kuat. Alhasil, lama kelamaan rasa takut itu hilang juga. Puluhan tahun kemudian, ketika sharing dengan ibu, sambil tertawa ibu berceritera, bahwa waktu sesungguhnya ia juga takut, tetapi ia harus ber- buat seolah-olah tidak takut, agar aku dibiasakan melintasi tempat itu.

Ketika umat Tuhan harus mengembara di dunia ini, ada banyak tantangan yang menghadang. Kitab Keluaran berkisah tentang penyertaan malaikat yang diutus Tuhan, sehingga umat Israel dapat selamat di perjalanan. Yesus sendiri menyebut malaikat sebagai pribadi yang selalu memandang wajah Bapa. Malaikat seperti inilah yang menyertai anak-anak kecil karena mereka polos dan sederhana di mata Tuhan. Agaknya Yesus menekankan kesamaan kualitas antara anak-anak dan malaikat, yakni polos, jujur tanpa pretensi apa pun di hadapan Tuhan dan manusia.

Pada pesta para malaikat pelindung, mari kita berdoa agar Tuhan selalu menyadarkan kita akan kehadiran malaikat pelindung di dalam hidup kita. Kiranya pribadi Ilahi tersebut selalu menyuarakan kebenaran di dalam hati nurani kita, agar selamatlah kita dalam pengembaraan di dunia. (ap)

  1. Seperti apa cara anda mengimani malaikat pelindung?
  2. Apakah anda dapat menimba kekayaan rohani yang kuat sehingga menjadi 'malaikat pelindung' bagi sesama?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
29 28 30 1 2 3
30 31 1
  Kamis, 2 Oktober 2014
 
Para Malaikat Pelindung
 

SESUNGGUHNYA PEMUNGUT-PEMUNGUT CUKAI DAN PARA PELACUR AKAN MENDAHULUI KAMU MASUK KE DALAM KERAJAAN ALLAH

   
   
   
 
Kel 23:20-23a | Mzm 91:1-6.10-11 | Mat 18:1-5.10

 

Malaikatku akan berjalan di depanmu (Kel 23:20-23a)

Inilah firman Tuhan, "Sungguh, Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya; janganlah engkau mendurhaka kepadanya sebab pelanggaranmu tidak akan diampuni olehnya, sebab namaKu ada di dalam dia. Tetapi jika engkau sungguh-sungguh mendengarkan perkataannya dan melakukan segala yang Kufirmankan, maka Aku akan menggempur musuhmu dan menang atas lawanmu. Sebab malaikatKu akan berjalan di depanmu."

Mazmur Tanggapan (Mzm 91:1-6.10-11; R: 11)

Ref: Malaikat-malaikat akan diperintahkanNya untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

  1. Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada Tuhan, "Tuhanlah tempat perlindungan dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercaya."
  2. Sungguh, Dia lah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan tanganNya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayapNya engkau akan berlindung, kesetiaanNya adalah perisai dan pagar tembok.
  3. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang; terhadap penyakit sampar yang menjalar di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.
  4. Malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu, sebab malaikat-malaikat akan diperintahkanNya untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
 

Malaikat mereka di surga selalu memandang wajah BapaKu di surga (Mat 18:1-5.10)

Sekali peristiwa, datanglah murid-murid Yesus dan bertanya, "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, lalu berkata, "Aku berkata kepadamu, sungguh, jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga. Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku. Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: malaikat-malaikat mereka ada di surga dan selalu memandang wajah BapaKu yang di surga."




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge