Home | News | Opinion | Contact Us |
![]() |
| Graha Wacana, SVD Family Centre, Ledug - Jawa Timur: 26 - 29 Mei 2015 |
![]() |
|
"Dengan memulai proses pembaharuan diri ini, kita sedang menggoncang kemapanan yang kita hidupi selama ini. Paus Fransiskus mengatakan, bahwa gereja perlu bergerak dari zona nyaman menuju kawasan pinggir (Evangelii Gaudium 20) untuk mewartakan kasih Kristus kepada dunia. Bergerak bersama seluruh Gereja, komunitas misi Provinsi SVD Jawa bertekad untuk mengambil bagian dalam peziarahan gereja sejagat tersebut." (Kapitel Provinsi XII, no. 33) |
![]() |
|
![]() |
|
| Penutupan Kapitel: Menatap Fajar Harapan Baru di Medan Perutusan |
|
||||||
"JIKA SAYA BOLEH MEMBERI KESAKSIAN, hadiah terindah bagiku di hari ulang tahunku yang ke-50, adalah boleh berbuat sesuatu bagi kapitel ini untuk pembaharuan dalam hidup dan misi lintas budaya di provinsi ini." Ungkapan ini datang dari P. Aurelius Pati Soge, Koordinator Kapitel yang secara kebetulan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-50, tepat di hari penutupan kapitel, 29 Mei 2015. Namun buah-buah kapitel ini bukanlah hasil perjuangannya seorang, melainkan komitmen dan kerja keras banyak pihak yang ingin melihat pembaharuan itu terwujud. USAHA keras untuk menyatukan berbagai perbedaan di dalam kapitel ini akhirnya mencapai titik akhir. Penutupan kapitel dibuat dalam Perayaan Ekaristi syukur, dipimpin oleh Provinsial SVD Jawa, P. Yoseph Jaga Dawan, didampingi oleh para anggota Dewan, yakni P. Pungky Setyawan, P. Frans Lamury dan P. Godefridus Meko. Karena sakit, anggota dewan yang lain,P. Paskalis Widastra, tidak menghadiri acara kapitel, dari awal hingga penutupan. |
|||||||
Keputusan bersama, hidup bersama, misi bersama Dalam kotbahnya, Provinsial Jaga Dawan mengingatkan para anggota, bahwa hasil-hasil kapitel ini merupakan buah keputusan bersama, yang juga menuntut tekad bersama agar dapat diwujudkan secara nyata di dalam hidup dan misi lintas budaya, dalam komunitas-komunitas di seluruh provinsi. Komitmen itu terletak di dalam kesadaran masing-masing anggota, karena tekad pribadi itu akan memberi sumbangan yang sangat besar di dalam pembaharuan diri seluruh komunitas. Dengan demikian, langkah-langkah perwujudan lapangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan provinsi melainkan tanggung jawab semua anggota, di mana pun ia ditugaskan. Inti pembaharuan diri tetap sama, yakni membangun kesadaran dan menerapkan langkah-langkah penghayatan karakter lintas budaya tersebut, sehingga setiap misionaris bertumbuh menjadi pribadi dengan wawasan lintas budaya, komunitas-komunitas berwarna dan berkarya dalam iklim lintas budaya, pola karya dan gaya hidup mencerminkan karakter lintas budaya, dan seterusnya. Pendek kata, karakter ini harus menjadi ciri khas di dalam hidup pribadi dan komunitas-komunitas SVD Jawa. Untuk mencapai tujuan ini, kita menyerahkan sepenuhnya ke dalam penyelenggaraan Allah Tritunggal Mahakudus, model dan sumber inspirasi hidup dan komunitas lintas budaya yang kita impikan. Perubahan pola pikir, perubahan cara pandang atas karya, pemberdayaan sumber-sumber daya, akan menjadi gerakan bersama dalam rencana-rencana aksi di lapangan. |
|||||||
Hasil akhir dan mandat penyelenggara Perayaan penutupan ini ditandai dengan penyerahan hasil-hasil kapitel dari panitia penyelenggara kepada Dewan Pimpinan Provinsi, sebagai tanda, bahwa kapitel sebagai forum tertinggi menyerahkan mandatnya kepada pimpinan provinsi untuk melaksanakan keputusan-keputusan yang telah diambil. Delapan halaman Pernyataan Kapitel dan dua halaman Resolusi Rekomendasi akan masuk ke dalam catatan sejarah hidup dan misi SVD Provinsi Jawa, dan mungkin akan memberi gema yang berkesinambungan di tahun-tahun yang akan datang. Dalam pengantar singkat penyerahan hasil, P. Pati Soge selaku koordinator mengucapkan limpah terima kasih kepada semua pihak yang dengan caranya sendiri telah memberikan sumbangan yang terbaik bagi proses kapitel. Pimpinan provinsi menerima mandat dari forum kapitel, sementara itu panita penyelenggara mengembalikan mandat yang telah diberikan oleh pimpinan provinsi. "Mandat ini kami terima sebagai wujud kepercayaan seluruh komunitas provinsi", kata P. Pati Soge. "Dengan segala kekurangan, kami berusaha memberikan yang terbaik dari kemampuan kami, kiranya hasil-hasil ini akan terus mendorong kita semakin meningkatkan upaya pembaharuan diri yang menjadi gerakan bersama." Pada sisi lain, P. Jaga Dawan juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras demi keberhasilan kapitel ini. |
P. Aurelius Pati Soge menyerahkan hasil kapitel kepada Provinsial SVD Jawa, P. Yoseph Jaga Dawan |
||||||
Mengakhiri seluruh kapitel, P. Jaga Dawan,selaku ketua kapitel, mengajukan mosi agar kapitel ini ditutup. Secara aklamasi seluruh peserta kapitel menyatakan perselutujuannya. Oleh persetujuan itu, P. Jaga Dawan menyatakan, bahwa kapitel ini resmi ditutup. Dengan demikian berakhirlah seluruh acara Kapitel Provinsi SVD Jawa XII, tetapi karya nyata baru dimulai. Yang jelas, tekad pembaharuan diri demi perwujudan hidup dan misi lintas budaya di provinsi ini tidak lagi sekedar sebuah obrolan lepas, tetapi telah menjadi sebuah keputusan resmi dan tanggung jawab bersama untuk diwujudkan. Vivat Deus Unus et Trinus in Cordibus Nostris. (ap) |
|||||||
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge |
|||